BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

May Day Dipusatkan di Monas Ini Analisisnya

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 09:48 WIB
Bagikan
May Day Dipusatkan di Monas Ini Analisisnya

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal./visi.news/koranperdjoeangan.

VISI.NEWS | JAKARTA - Keputusan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia untuk memindahkan rencana aksi Hari Buruh dari depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat ke kawasan Monumen Nasional pada peringatan May Day tahun ini tidak sekadar perubahan lokasi. Di balik itu, terdapat strategi komunikasi politik dan upaya memperkuat posisi tawar gerakan buruh di hadapan pemerintah.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa salah satu faktor utama perubahan titik aksi adalah adanya ruang dialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Momentum ini dipandang sebagai kesempatan penting untuk membawa isu buruh ke level pengambilan keputusan tertinggi.

"Ada alasan mengapa KSPI memindahkan rencana aksi May Day 1 Mei 2026 yang rencana awal di depan gedung DPR RI, diubah menjadi ke Monas Jakarta adalah karena Presiden Prabowo mengiyakan kami untuk bertemu dan berdiskusi," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya, Rabu (29/4/2026).

Dari perspektif gerakan buruh, perubahan lokasi ini juga mencerminkan pergeseran pendekatan dari tekanan simbolik di lembaga legislatif menuju dialog langsung dengan eksekutif. Hal ini menunjukkan bahwa isu ketenagakerjaan saat ini tidak hanya diposisikan sebagai agenda protes, tetapi juga sebagai bahan negosiasi kebijakan.

Said Iqbal juga menyebutkan bahwa terdapat sebelas isu utama yang dibawa buruh, dan sebagian di antaranya dinilai membutuhkan penegasan langsung dari Presiden. Isu isu tersebut mencakup tuntutan regulasi ketenagakerjaan, penghapusan sistem alih daya, serta peningkatan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor.

"Alasan yang kedua mengapa aksi May Day KSPI dipindahkan dari DPR ke Monas Jakarta adalah dari 11 isu dan harapan, ada beberapa isu yang krusial yang sangat penting bagi buruh Indonesia harus dijawab dan ditegaskan oleh Bapak Presiden, yang tentunya ini adalah progres atau tindak lanjut dari permintaan, harapan, dan isu yang dibawa oleh KSPI tersebut," jelasnya.

Dari sisi konsolidasi massa, aksi di Monas juga memperlihatkan upaya menggabungkan kekuatan buruh dari berbagai wilayah penyangga Jakarta dan Jawa Barat. Mobilisasi ini tidak hanya menunjukkan kapasitas organisasi, tetapi juga mempertegas bahwa isu buruh masih memiliki daya resonansi luas di tingkat akar rumput.

"Akan ada 50.000 massa buruh dari Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, dan sebagian Cirebon Raya," terangnya.

Dengan berbagai tuntutan seperti pengesahan Rancangan Undang Undang Ketenagakerjaan baru, penolakan upah murah, reformasi perpajakan buruh, hingga peningkatan kesejahteraan pekerja transportasi daring dan guru honorer, May Day tahun ini tampak menjadi ruang artikulasi politik yang lebih terarah dan strategis. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.