Maxim Perkuat Dukungan untuk UMKM
Maxim juga memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar aktivitas bisnis sehari-hari berjalan lebih efisien. Pendampingan ini mencakup pemanfaatan layanan digital, pengelolaan distribusi produk, hingga strategi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain mendukung pelaku usaha secara individual, Maxim turut berkontribusi menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertata, terutama di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti pasar tradisional dan sentra kuliner. Pemanfaatan sistem logistik yang lebih efisien dinilai mampu mempercepat distribusi barang, mengurangi risiko kerusakan produk selama pengiriman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas jual beli.
Sejumlah pelaku usaha di berbagai daerah telah merasakan manfaat dari program tersebut.
Di Kota Tasikmalaya, Stevia Kitchen Cake and Bakery berhasil berkembang dari usaha rumahan menjadi bisnis kuliner yang melayani ratusan pesanan setiap hari. Pemilik usaha mengaku layanan pengantaran Maxim telah menjadi bagian dari perjalanan usahanya sejak awal merintis bisnis hingga berkembang seperti sekarang.
Di Sukabumi, Dapur Widhy yang menyajikan aneka kuliner khas Jawa Barat juga memanfaatkan layanan Maxim untuk memperluas jangkauan pelanggan. Dengan dukungan layanan pengantaran, usaha tersebut mampu meningkatkan penjualan tanpa harus menambah biaya operasional dalam jumlah besar.
Sementara itu, di Yogyakarta, Babyva Rent yang bergerak di bidang penyewaan perlengkapan bayi dan anak mengandalkan layanan Maxim untuk memastikan setiap produk yang disewa pelanggan dapat dikirim tepat waktu dan dalam kondisi baik.
Menurut Maxim, pengalaman para pelaku usaha tersebut menunjukkan bahwa dukungan logistik yang efisien dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang cepat dan praktis.
Selain menjalankan program pemberdayaan pelaku usaha, Maxim juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dan lembaga di Indonesia. Kerja sama dilakukan dengan pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Perhubungan, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, serta berbagai komunitas di sejumlah daerah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!