Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Dua Desa di Sukabumi Diproyeksi Jadi Percontohan Smart Village

ED
Kamis, 14 Mei 2026 | 07:53 WIB
Bagikan
Dua Desa di Sukabumi Diproyeksi Jadi Percontohan Smart Village

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri. /ist

VISI.NEWS - Dua desa di Kabupaten Sukabumi terpilih menjadi bagian dari program Desa Berdampak 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kedua desa itu diproyeksikan menjadi percontohan pengembangan desa berbasis Smart Village di Kabupaten Sukabumi. Dua desa itu adalah Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, dan Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal. Program tersebut kini memasuki tahap penelitian dan wawancara mendalam yang dilakukan Kemendagri bersama akademisi Universitas Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/5/2026). Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, mengatakan terpilihnya dua desa dari total 381 desa di Sukabumi menjadi kebanggaan sekaligus tantangan dalam pengembangan desa. Menurutnya, program itu fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan desa, kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi agar pembangunan desa lebih tepat sasaran. Sementara itu, Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintah Desa, dan BPD Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dr. Ir. Zanariah, berharap kedua desa tersebut bisa menjadi pilot project pembangunan desa yang berdampak langsung bagi masyarakat. Zanariah menambahkan, Kolaborasi antarpemangku kepentingan desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga lembaga adat diharapkan mampu berjalan beriringan. "Walau hanya diwakili dua desa, saya berharap bisa menjadi pilot desa berdampak. Pembangunan tidak akan berjalan baik kalau hubungan dalam pemerintahan desa tidak harmonis," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.