Laut di Piring Makan: IKEA Ajak Konsumen Pilih Seafood Berkelanjutan Lewat Pengalaman Kuliner Unik
Chef Andrian Ishak mendemonstrasikan teknik molecular gastronomy dengan mengolah berbagai hidangan berbahan salmon bersertifikasi MSC dari IKEA dalam acara Molecular Gastronomy Experience di IKEA Alam Sutera, Tangerang. /visi.news/ist
Tak hanya itu, IKEA juga menghadirkan pilihan menu berbahan ikan bersertifikasi ASC (Aquaculture Stewardship Council), di antaranya Fish and Chips yang tersedia di restoran IKEA serta Fish Bun di Swedish Bistro.
Pada periode yang sama, IKEA turut memperkenalkan menu khas Swedia terbaru, yakni Beef Wallenbergare with Mashed Potato, Lingonberry & Gravy, sebagai alternatif pilihan bagi pelanggan.
Program Director Marine Stewardship Council Indonesia, Hirmen Syofyanto, mengingatkan bahwa kondisi sumber daya laut global saat ini membutuhkan perhatian serius.
"Laut memang menyediakan sumber protein bagi lebih dari tiga miliar orang di dunia, namun saat ini lebih dari sepertiga stok ikan global dieksploitasi secara berlebihan. Karena itu, pilihan seafood berkelanjutan menjadi semakin penting untuk membantu menjaga kesehatan laut sekaligus memastikan sumber daya tersebut tetap tersedia di masa depan," katanya.
Ia menilai kolaborasi dengan IKEA menjadi contoh nyata bagaimana pelaku industri dapat memperluas akses masyarakat terhadap pilihan seafood yang lebih berkelanjutan.
Sertifikasi MSC yang ditandai dengan label biru menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung praktik perikanan yang bertanggung jawab. Label tersebut memastikan bahwa seafood berasal dari perikanan yang memenuhi standar keberlanjutan, termasuk menjaga kesehatan populasi ikan, meminimalkan dampak terhadap ekosistem laut, serta menerapkan sistem keterlacakan yang jelas di sepanjang rantai pasok.
Dalam sesi Molecular Gastronomy Experience, Chef Andrian Ishak menyuguhkan berbagai kreasi hidangan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di IKEA, termasuk salmon bersertifikasi MSC.
Melalui eksplorasi rasa, tekstur, dan teknik penyajian modern, peserta diajak melihat bagaimana kualitas bahan baku dapat diolah menjadi pengalaman bersantap yang berbeda dan berkesan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!