Laporan Mining & Money: Dana Tambang Mineral Transisi Picu Kerusakan Lingkungan dan Pelanggaran HAM di Indonesia
"Fakta bahwa perusahaan-perusahaan seperti Harita Group dan IMIP bisa mendapatkan dukungan finansial dan politik meskipun memiliki rekam jejak kerusakan lingkungan yang parah sangat mengkhawatirkan," kata Linda Rosalina. Koalisi Forests & Finance juga menyoroti bahwa tanpa adanya reformasi mendalam, transisi energi hanya akan memperburuk eksistensi model ekonomi yang eksploitatif dan berisiko tinggi bagi lingkungan dan masyarakat.
Sebagai solusi, laporan ini menyerukan pemerintah, bank, dan investor untuk menyelaraskan pembiayaan mereka dengan prinsip-prinsip transisi energi yang adil dan berkelanjutan. Langkah-langkah yang disarankan antara lain adalah menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-hak masyarakat adat, serta melindungi alam dengan tidak membiayai perusahaan yang terlibat dalam deforestasi dan kerusakan lingkungan. Selain itu, perusahaan harus melakukan uji tuntas terhadap dampak lingkungan dan hak asasi manusia, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek yang didanai.
Koalisi Forests & Finance menegaskan bahwa keberlanjutan sejati dalam transisi energi hanya akan tercapai jika sektor keuangan mulai memperhatikan prinsip-prinsip keadilan sosial dan perlindungan lingkungan, serta mengecualikan perusahaan-perusahaan yang memiliki rekam jejak pelanggaran yang serius.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!