Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Korban Tewas Gempa Capai 33.000 Orang, Turki Mulai Terapkan Hukum terhadap Bangunan

ED
Senin, 13 Februari 2023 | 08:02 WIB
Bagikan
Korban Tewas Gempa Capai 33.000 Orang, Turki Mulai Terapkan Hukum terhadap Bangunan

VISI.NEWS | ANKARA: Tim penyelamat mengevakuasi lebih banyak korban selamat dari puing-puing pada Minggu, hampir seminggu setelah salah satu gempa bumi terburuk yang melanda Turki dan Suriah, ketika otoritas Turki berusaha untuk menjaga ketertiban di seluruh zona bencana dan memulai tindakan hukum atas bangunan yang runtuh.

Dengan peluang untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin jauh, jumlah korban di kedua negara dari gempa bumi Senin dan gempa susulan besar naik di atas 33.000 dan tampaknya akan terus bertambah. Itu adalah gempa paling mematikan di Turkie sejak 1939.

Di distrik pusat salah satu kota terparah, Antakya di Turki selatan, pemilik bisnis mengosongkan toko mereka pada hari Minggu untuk mencegah barang dagangan dicuri oleh penjarah.

Penduduk dan pekerja bantuan yang datang dari kota-kota lain menyebutkan kondisi keamanan yang memburuk, dengan laporan bisnis yang tersebar luas dan rumah-rumah yang roboh dirampok.

Menghadapi pertanyaan atas tanggapannya terhadap gempa bumi saat dia mempersiapkan pemilihan nasional yang diperkirakan akan menjadi yang terberat dalam dua dekade kekuasaannya, Presiden Tayyip Erdogan mengatakan pemerintah akan menindak tegas para penjarah.

Di Suriah, bencana melanda paling parah di barat laut yang dikuasai pemberontak, membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal yang telah mengungsi beberapa kali akibat perang saudara selama satu dekade. Daerah ini menerima sedikit bantuan dibandingkan dengan daerah yang dikuasai pemerintah.

“Sejauh ini kami telah mengecewakan orang-orang di barat laut Suriah,” kepala bantuan PBB Martin Griffiths men-tweet dari perbatasan Turki-Suriah, di mana hanya satu penyeberangan yang dibuka untuk pasokan bantuan PBB.

“Mereka benar-benar merasa ditinggalkan,” kata Griffiths, seraya menambahkan bahwa dia fokus untuk menanganinya dengan cepat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.