KHUTBAH JUMAT | Menyikapi Perbedaan Pendapat dengan Bijak
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ رَسُولِ اللَّهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاه. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَانَبِيّ بعدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. وَقَالَ اِذَا جَاءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِ ۘوَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗ ۗوَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Allah SWT menciptakan dunia ini dengan penuh keragaman dan perbedaan. Manusia dilahirkan dalam bentuk yang berbeda-beda, baik jenis kelamin, warna kulit, bentuk tubuh, dan lain-lain. Semua perbedaan ini adalah bagian dari rahmat Tuhan yang harus diterima dan disyukuri. Bayangkan bila semua makhluk Tuhan itu sama. Semua makhluk hidup laki-laki, tidak ada yang perempuan. Dunia tidak akan terasa indah dan pasti membosankan.
Justru dengan adanya perbedaan itu dunia menjadi indah. Dalam Surat Al-Hujurat ayat 13, Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya, “Wahai manusia, sungguh Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikanmu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kamu saling mengenal. Sungguh orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang bertakwa. Sungguh Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal.” (Surat Al-Hujurat ayat 13).
Dalam ayat lain, Surat Hud, Allah SWT berfirman: وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً “Artinya Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikanmu manusia umat yang satu…..”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!