BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026

KHUTBAH JUMAT | Menyesali Hilangnya Kesempatan Melakukan Ketaatan

ED
Jumat, 28 Oktober 2022 | 06:06 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Menyesali Hilangnya Kesempatan Melakukan Ketaatan

“Ya Allah, sungguh Engkau telah memerintahkan berjihad. Engkau motivasi untuk melakukannya. Namun Kau takdirkan aku tidak memiliki materi yang menguatkanku dalam jihad. Engkau juga menakdirkan tidak ada sesuatu di tangan Rasulullah yang bisa membawaku ke sana. Sungguh aku bersedekah untuk (memaafkan) setiap muslim atas kezaliman yang mereka lakukan padaku, baik pada harta, jasad, atau kehormatanku.”

Kemudian pagi harinya ia salat subuh berjamaah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapakah yang mala mini telah bersedekah”? Namun tak ada seorang pun yang menanggapi. Kemudian beliau kembali berkata, “Mana orang yang bersedekah, berdirilah”! Lalu ia berdiri dan menceritakannya kepada Nabi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengomentari, “Bergembiralah! Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya. Sedekahmu termasuk amalan yang diterima.”

Inilah bukti kejujuran iman dan ketulusan maksud. Allah Subhanahu wa Taala mengetahui perkara gaib lagi tersembunyi. Dia menampakkan apa yang ada pada hati manusia. Dan hal itu ditampakkan melalui lisan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kemudian saat dalam perjalanan perang, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali mempertegas ketulusan hati para sahabat yang ingin ikut perang. Dalam Riwayat al-Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia berkata,

رَجَعْنَا مِنْ غَزْوَةِ تَبُوكَ مَعَ النَّبِيِّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَسَلَّمَ – فَقَالَ: «إِنَّ أَقْوَامًا خلْفَنَا بِالْمَدِينَةِ مَا سَلَكْنَا شِعْبًا وَلاَ وَادِيًا إِلاَّ وَهُمْ مَعَنَا، حَبَسَهُمُ الْعُذْرُ

“Kami pulang dari Perang Tabuk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya orang-orang yang kita tinggalkan di Madinah, tidaklah kita menempuh jalan-jalan sempit. Atau lembah-lembah. Mereka juga mendapatkan pahala bersama kita. Karena yang menahan mereka tidak berangkat adalah uzur.”

Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan,

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.