KHUTBAH JUMAT | Menumbuhkan Sikap Optimistis dalam Hidup
أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُعْجِبُهُ إِذَا خَرَجَ لِحَاجَتِهِ أَنْ يَسْمَعَ: يَا رَاشِدُ، يَا نَجِيحُ
“Bahwa Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam merasa takjub kalau keluar untuk menunaikan keperluannya, beliau mendengar, “Wahai Rasyid (yang lurus). Wahai Najih (yang berhasil).” (HR at-Tirmidzi dengan sanad yang sahih).
Saudaraku kaum muslim,
Jadilah seorang yang selalu optimistis. Dan jauhi serta hindarilah sifat pesimistis dan putus asa. Walaupun ada ditimpa musibah yang berat, banyak, dan berulang kali gagal. Karena setelah kesulitan akan datang kemudahan.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعْنَا بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الجَلِيْلَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ؛ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ.
@fen/sumber: khotbahjumat.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!