KHUTBAH JUMAT | Mengejar Kebahagiaan Hakiki
Yang ada di seantero cakrawala antara lain langit, bumi, matahari, bulan, bintang, pergantian siang dan malam, angin, hujan, petir, kilat, tumbuh-tumbuhan, dan sebagainya. Sementara kekuasaan Allah yang ada dalam diri kita sendiri antara lain adalah aneka sistem tubuh yang sangat kompleks, seperti sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem respirasi, sistem reproduksi, sistem imunitas, sistem penciuman, dan sebagainya.
Semua ciptaan di atas dan juga semua sistem yang ada pada tubuh manusia dengan jelas menunjukkan kehebatan dan kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ
Artinya, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.” (Surat Ali Imran ayat 190).
Menurut Ibnu Katsir dalam Tafsirul Quranil Karim, jilid II, halaman 184, Allah tak henti-hentinya mengajak kita selaku manusia untuk menggunakan akal cerdas dan sempurnanya untuk merenungi serta mengenali hakikat yang ada di belakangnya, yaitu kehebatan dan kebesaran Dzat yang menciptakanya.
Setelah mengenal Allah, manusia yang berakal kemudian kian mendalam keimanannya, kian menyadari kelemahan tanpa ada daya serta kekuatan yang diberikan Allah kepada dirinya. Dari kesadaran itu pula manusia kian takut kepada Allah, semakin pasrah kepada-Nya, dan semakin taat kepada-Nya.
Hadirin yang dirahmati Allah
Mungkin itu pula yang dimaksud dengan pepatah masyhur yang menyebutkan:
مَنْ عَرَفَ َنَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!