KHUTBAH JUMAT: Jaga Hati dari Iri atas Nikmat Orang Lain

Desi Rossilawati
Jumat, 17 Juli 2026 | 06:47 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT: Jaga Hati dari Iri atas Nikmat Orang Lain

Ilustrasi./visi.news/ist.

Sesungguhnya, iri tidak pernah membuat seseorang bertambah kaya. Dengki juga tidak akan mengurangi nikmat yang Allah berikan kepada orang lain. Yang terjadi justru sebaliknya. Orang yang iri kehilangan ketenangan, sedangkan orang yang didengki tetap menikmati rezeki yang telah Allah tetapkan untuknya. Karena itu, iri adalah penyakit yang pertama kali menyakiti pemiliknya sendiri sebelum menyakiti orang lain.

Maka, jika suatu hari kita melihat orang lain memperoleh kenikmatan yang belum Allah berikan kepada kita, jangan buru-buru mengeluh. Bisa jadi Allah sedang mengajari kita untuk bersabar. Bisa jadi Allah sedang menyiapkan rezeki yang lebih baik pada waktu yang tepat. Sebab, Allah tidak pernah keliru dalam membagi karunia-Nya. Yang berbeda hanyalah waktu, bentuk, dan kadar nikmat yang diberikan kepada setiap hamba.  

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah  

Islam tidak pernah melarang kita memiliki cita-cita yang tinggi. Islam juga tidak melarang kita bekerja keras untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi, jangan sampai keberhasilan orang lain membuat kita kehilangan ketenangan hati. Jangan sampai nikmat yang Allah berikan kepada saudara kita justru menjadi sebab hilangnya rasa syukur dalam diri kita.

Karena itu, marilah kita menjaga pandangan sebelum iri masuk ke dalam hati. Jagalah hati sebelum ia dipenuhi rasa tidak rela terhadap ketentuan Allah. Dan perbanyaklah bersyukur, sebab hati yang dipenuhi syukur akan selalu merasa cukup, sedangkan hati yang dikuasai iri tidak akan pernah merasa puas, meskipun seluruh dunia berada dalam genggamannya.  

Semoga Allah Swt. membersihkan hati kita dari penyakit iri dan dengki, melapangkan dada kita dengan rasa syukur, serta menjadikan kita hamba-hamba yang ridha atas setiap ketentuan-Nya. Amin ya Rabbal 'alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.