KHUTBAH JUMAT: Jaga Hati dari Iri atas Nikmat Orang Lain
Ilustrasi./visi.news/ist.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلىَ عَبْدِهِ الْكِتَابَ تَبْصِرَةً لِأُوْلِي الْأَلْبَابِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ رَبُّ الْأَرْبَابِ، الَّذِي خَضَعَتْ لِعَظَمَتِهِ الرِّقَابُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ إِلىَ خَيْرِ أُمَّةٍ بِأَفْضَلِ كِتَابٍ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْأَنْجَابِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْأَحْبَابُ، إِنِّي أُوْصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ الْوَهَّابِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَى مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Marilah kita awali khutbah Jumat ini dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat dan karunia-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw., beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya.
Selanjutnya, marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjaga hati dari iri, lisan dari perkataan yang menyakiti, serta perilaku dari segala hal yang merugikan orang lain, sehingga kita menjadi pribadi yang senantiasa membawa kebaikan dan manfaat bagi sesama.
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Di antara penyakit hati yang paling sulit dikenali adalah iri terhadap nikmat yang Allah Swt. anugerahkan kepada orang lain. Penyakit ini tidak datang dengan suara keras. Ia menyelinap pelan ke dalam hati, lalu menggerogoti rasa syukur sedikit demi sedikit.
Sering kali, iri lahir dari pemandangan yang tampak biasa. Kita melihat tetangga membeli mobil baru. Saudara memperoleh promosi jabatan. Teman berhasil membangun rumah yang lebih megah. Semua itu sebenarnya hanyalah potongan-potongan kehidupan. Namun, ketika hati tidak dijaga, pemandangan yang biasa berubah menjadi sumber kegelisahan. Baca Juga
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!