KHUTBAH JUMAT | Dari Musibah Menuju Muhasabah
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Dia (Allah) akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar.”
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Swt,
Cukup sudah, musibah bencana alam yang terjadi pada saudara-saudara kita di Sumatra, membuat kita merasa terpukul dan tersadar. Sehingga tidak boleh lagi, di kemudian hari peristiwa itu kembali menimbulkan korban jiwa, harta dan kerusakan alam di wilayah yang berbeda. Khususnya di Indonesia. Adapun secara keseluruhan, dapat kita saksikan bersama bahwa hampir semua bencana alam itu terjadi sebab ulah keserakahan kita sebagai umat manusia, yang gagal dalam mengelola alam. Hal ini pun dipertegas oleh Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 41:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,
Apapun yang terjadi pada alam, secara utuh tidak terjadi karena dirinya sendiri. Ada campur tangan kita sebagai manusia yang telah mengeksploitasinya. Maka bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan hilangnya ekosistem laut, semuanya diperparah oleh keserakahan kita.
Oleh karena itu, tidak heran, Al-Baidhawi yang telah wafat beberapa abad lalu, yakni pada tahun 685H, memberikan komentar nyata dan dapat kita saksikan sekarang tentang apa saja dampak kerusakan alam yang terjadi sebab keserakahan manusia, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ar-Rum ayat 41. Dalam kitab Anwarut Tanzil wa Asrorut Ta’wil, jilid 4, halaman 208, Al-Baidhawi menjelaskan:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!