Ketua GNPK RI Jabar Nilai Tertangkapnya Dua Auditor BPK oleh Kejari Bekasi Sangat Memalukan
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Jawa Barat Nana S. Hadiwinata menilai tertangkapkanya dua oknum auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi sangat memalukan.
Baca jugaKetua GNPK RI Jabar Nilai Tertangkapnya Dua Auditor BPK oleh Kejari Bekasi Sangat Memalukan
"Dua oknum auditor BPK APS dan HF sungguh merupakan peristiwa yang sangat memalukan bagi intitusi BPK yang memiliki tanggung jawab ke DPR RI," ujarnya kepada VISI.NEWS, Kamis (31/3/2022).
Dalam kasus ini, katanya, selain pimpinan BPK RI Perwakilan Jawa Barat juga pihak DPR RI khususnya komisi terkait harus ikut bertanggung jawab akibat kurangnya pembinaan, karena BPK bertanggung jawab kepada DPR RI.
"Ini harus menjadi pembelajaran bagi para auditor lainnya agar tidak melakukan hal bodoh serupa ini," ungkapnya.
Pihaknya sepakat siapapun itu yang melakukan perbuatan melawan hukum, harus ditindak tegas dan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Rawan Penyalahgunaan
Auditor BPK yang diberi tugas untuk melakukan pemeriksaan pada suatu instansi, kata Abah Nana, sapaan akrab pria tersebut, memang sangat rawan terjadinya penyalahgunaan wewenang. "Karena Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK merupakan pintu awal penilaian baik buruknya pengelolaan keuangan suatu pemerintahan. Sehingga peluang untuk melakukan tawar menawar laporan sangat tinggi peluangnya," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!