Ketahanan Iklim Jalan Inklusif untuk Menghadapi Bencana Iklim
Topan Seroja menewaskan 181 orang, menyebabkan 47 orang hilang dan 225 orang luka-luka. Selain itu, 58.914 orang mengungsi dan ribuan rumah hancur.
Di pulau lain, kota pesisir Makassar juga rentan terhadap bencana terkait iklim seperti banjir di musim hujan dan kekurangan air bersih di musim kemarau.
Pulau Lombok, di provinsi Nusa Tenggara Barat, terkena dampak kenaikan permukaan air laut dan efek El-Nino, yang berkontribusi terhadap kegagalan panen. Kenaikan permukaan laut telah menempatkan pulau ini pada risiko tinggi, dengan bahaya banjir sedang yang berdampak pada 49 persen dan bahaya banjir tinggi yang berdampak pada 24 persen wilayah tersebut.
Saat terjadi bencana, korban jiwa sering kali mencakup penyandang disabilitas. Kurangnya kesadaran dan terbatasnya akses terhadap informasi bencana menyebabkan penyandang disabilitas berada pada posisi yang sangat dirugikan dalam mempersiapkan dan merespons bencana terkait iklim.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terdapat 30.400 penyandang disabilitas yang terkena dampak badai Seroja.
Kurang informasi
Namun, mereka tidak mengetahui adanya topan tersebut karena kurangnya informasi yang dapat diakses. Seorang penderita gangguan pendengaran mengatakan mereka tidak menyadari adanya topan tersebut karena mereka tidak mampu mendengar sinyal peringatan.
Mereka baru menyadari betapa parahnya bencana tersebut ketika mereka terbangun karena adanya pohon tumbang dan rumah yang rusak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!