Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

Ketahanan Iklim Jalan Inklusif untuk Menghadapi Bencana Iklim

ED
Senin, 15 Juli 2024 | 19:03 WIB
Bagikan
Ketahanan Iklim Jalan Inklusif untuk Menghadapi Bencana Iklim

Topan Seroja menewaskan 181 orang, menyebabkan 47 orang hilang dan 225 orang luka-luka. Selain itu, 58.914 orang mengungsi dan ribuan rumah hancur.

Di pulau lain, kota pesisir Makassar juga rentan terhadap bencana terkait iklim seperti banjir di musim hujan dan kekurangan air bersih di musim kemarau.

Pulau Lombok, di provinsi Nusa Tenggara Barat, terkena dampak kenaikan permukaan air laut dan efek El-Nino, yang berkontribusi terhadap kegagalan panen. Kenaikan permukaan laut telah menempatkan pulau ini pada risiko tinggi, dengan bahaya banjir sedang yang berdampak pada 49 persen dan bahaya banjir tinggi yang berdampak pada 24 persen wilayah tersebut.

Saat terjadi bencana, korban jiwa sering kali mencakup penyandang disabilitas. Kurangnya kesadaran dan terbatasnya akses terhadap informasi bencana menyebabkan penyandang disabilitas berada pada posisi yang sangat dirugikan dalam mempersiapkan dan merespons bencana terkait iklim.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terdapat 30.400 penyandang disabilitas yang terkena dampak badai Seroja.

Kurang informasi

Namun, mereka tidak mengetahui adanya topan tersebut karena kurangnya informasi yang dapat diakses. Seorang penderita gangguan pendengaran mengatakan mereka tidak menyadari adanya topan tersebut karena mereka tidak mampu mendengar sinyal peringatan.

Mereka baru menyadari betapa parahnya bencana tersebut ketika mereka terbangun karena adanya pohon tumbang dan rumah yang rusak.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.