Ketahanan Iklim Jalan Inklusif untuk Menghadapi Bencana Iklim

ED
Senin, 15 Juli 2024 | 19:03 WIB
Bagikan
Ketahanan Iklim Jalan Inklusif untuk Menghadapi Bencana Iklim

Rencana aksi iklim yang inklusif harus melibatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi untuk memastikan suara mereka didengar.

Memberikan informasi yang dapat diakses kepada penyandang disabilitas mengenai strategi adaptasi, mitigasi dan ketahanan terhadap perubahan iklim sangatlah penting.

Peserta tunarungu lainnya mengatakan bahwa menyesuaikan format informasi dan menggunakan bahasa sederhana, alat bantu visual, dan bahasa isyarat dapat memastikan aksesibilitas dan pemahaman yang efektif.

Memprioritaskan rencana aksi iklim yang inklusif dan mempertimbangkan kebutuhan khusus para penyandang disabilitas dapat meningkatkan kesiapsiagaan mereka, mendukung pemulihan mereka dan meminimalkan kerentanan mereka terhadap risiko-risiko yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Tidak adanya perlindungan sosial dan dukungan kesejahteraan yang komprehensif semakin memperparah dampaknya terhadap penyandang disabilitas. Mereka menghadapi tantangan dalam mengakses bantuan dan pemulihan dari bencana terkait iklim karena stigma dan kurangnya perlindungan jaminan sosial.

Salah satu penyandang disabilitas netra menceritakan pengalamannya tidak menerima bantuan pemerintah pasca bencana Topan Seroja di Kupang.

“Tidak, tidak ada bantuan dari pemerintah,” kata mereka. “Hanya teman kami dari LSM lokal yang memberikan bantuan kepada beberapa penyandang tunanetra yang atapnya rusak. Mereka memberikan lembaran atap seng, kayu dan bahan bangunan.”

Kebutuhan untuk menjadi inklusif

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.