Kemenag Cabut Izin Ponpes Pati Usai Kasus Terungkap

Desi Rossilawati
Selasa, 5 Mei 2026 | 11:53 WIB
Bagikan
Kemenag Cabut Izin Ponpes Pati Usai Kasus Terungkap

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said./visi.news/Kemenag.

Selain para santri, Kemenag juga akan memproses kepindahan Khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan ke madrasah atau sekolah binaan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati. Adapun, santri Ndolo Kusumo berjumlah 252 anak.

Sebanyak empat santri masih belajar di tingkat Raudlatul Athfal.

Ada 89 sembilan santri tingkat Madrasah Ibtitadiyah dan 30 anak di antaranya kelas 6 yang sudah mengikuti ujian dari 4-12 April 2026.

Lalu, ada 91 santri yang belajar di Sekolah Menengah Pertama, 50 santri di Madrasah Aliyah, dan 8 santri tidak sekolah atau hanya mondok.

Mereka semua tinggal atau mukim di pesantren.

"Seluruh santri Ndolo Kusumo yang mukim di pesantren, sudah dipulangkan ke rumah masing-masing pada 2 dan 3 Mei 2026," ucap Basnang.

Ada enam lembaga pendidikan yang akan menjadi tujuan kepindahan para santri Ndolo Kusumo, yakni:

- MI Khoiriyatul Ulum Sitiluhur, Gembong, Kab. Pati

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.