Kasus Keracunan MBG Berulang, CISDI Desak Pemerintah Lakukan Moratorium
CISDI menegaskan bahwa evaluasi tidak akan berjalan efektif jika program terus dipaksakan tanpa moratorium. Menurut mereka, klaim pemerintah bahwa program dapat disempurnakan sembari berjalan sudah terbukti gagal. Hal itu ditunjukkan dengan terus berulangnya kasus keracunan dan bertambahnya korban dari waktu ke waktu.
Desakan serupa datang dari Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra. Ia menyatakan, penghentian sementara MBG sangat penting dilakukan untuk memastikan aspek panduan dan pengawasan yang telah dibuat BGN benar-benar dijalankan. “KPAI usul hentikan sementara, sampai benar-benar instrumen panduan dan pengawasan yang sudah dibuat BGN benar-benar dilaksanakan dengan baik,” tegasnya.
Jasra mengingatkan, bila pemerintah tetap bersikeras menjalankan MBG tanpa evaluasi menyeluruh, maka kasus keracunan makanan berpotensi terus terjadi dan mengancam kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat. Kondisi ini bisa berakibat fatal mengingat anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap gangguan kesehatan akibat makanan.
Sementara itu, hingga kini pemerintah dinilai belum menunjukkan langkah konkret untuk memulihkan hak anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG. Publik pun menanti bagaimana sikap resmi Istana merespons desakan agar program dihentikan sementara demi keselamatan masyarakat.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!