Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang

Desi Rossilawati
Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:39 WIB
Bagikan
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Dugaan pelecehan tersebut disebut terjadi melalui grup percakapan dan diduga menyasar mahasiswa hingga dosen.

Kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun X @yunesafess pada Senin (13/7/2026).

"Nesa! UP KASUS KEKERASAN SEKSUAL YANG TERJADI DI SALAH SATU PRODI FAKULTAS VOKASI. KORBANNYA PULUHAN MAHASISWI DAN BAHKAN DOSEN," tulis akun tersebut.

Menanggapi unggahan tersebut, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Vokasi Unesa memaparkan kronologi penanganan kasus melalui akun Instagram resminya.

Ketua Umum DPM Fakultas Vokasi Unesa, Tegar Eka Pambudi El Akhsan, mengatakan laporan pertama diterima pada 1 Juli 2026 dari salah satu staf mengenai dugaan pelecehan seksual yang terjadi melalui grup komunikasi utama.

"Pada tanggal 1 Juli, DPM menerima sejumlah bukti pendukung, termasuk identitas pihak yang diduga sebagai korban dan pelaku, serta dokumentasi yang berkaitan dengan data akademik para pihak," kata Tegar dalam keterangannya dikutip, Sabtu (18/7/2026).

Saat laporan pertama diterima, terdapat sembilan mahasiswa dan dua dosen yang diduga menjadi korban.

Menurut Tegar, kasus bermula ketika salah seorang korban diminta menggunakan telepon genggam milik salah satu terduga pelaku untuk menghubungi rekannya. Saat menggunakan ponsel tersebut, korban melihat notifikasi sebuah grup percakapan yang berisi kalimat tidak pantas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.