Habib Syarief Sebut Naturalisasi Pemain Muda Jadi Kunci Kebangkitan Timnas Indonesia
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad./visi.news/ist.
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, menyatakan dukungannya terhadap proses naturalisasi calon pemain Timnas Indonesia dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI yang membahas permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, Senin (15/6/2026).
Dalam rapat tersebut, Habib menilai proses naturalisasi yang dilakukan menjelang berbagai agenda internasional penting, termasuk persiapan menuju Piala Dunia, memberikan pelajaran berharga bagi sepak bola nasional.
“Proses naturalisasi yang dilakukan saat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Timnas Indonesia. Kita bisa belajar dari negara-negara Asia yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia,” ujarnya.
Habib juga menyoroti perubahan signifikan yang terjadi di Timnas Indonesia sejak pergantian pelatih dari Patrick Kluivert kepada John Heitinga. Ia menilai terdapat peningkatan yang tidak hanya terlihat dari aspek kemampuan teknis pemain, tetapi juga dari sisi stamina, mentalitas, dan kekompakan tim.
Menurutnya, sentuhan pelatih baru memberikan dampak positif terhadap perkembangan sejumlah pemain lokal yang mampu tampil sejajar dengan para pemain diaspora dan pemain yang berkarier di Eropa.
“Selain skill, stamina, dan kekompakan tim terlihat semakin baik. Pemain-pemain Indonesia yang mendapatkan kesempatan bermain menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Habib turut menekankan pentingnya proses naturalisasi yang berorientasi jangka panjang. Ia mendukung kebijakan pemerintah yang memprioritaskan pemain berusia di bawah 25 tahun karena dinilai memiliki potensi adaptasi yang lebih baik serta mampu memberikan kontribusi lebih lama bagi Timnas Indonesia.
“Usia menjadi faktor penting. Pemain di bawah 25 tahun memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, beradaptasi, dan memberikan kontribusi jangka panjang bagi tim nasional,” jelasnya.
Habib juga mengapresiasi peningkatan peringkat FIFA Timnas Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami lonjakan signifikan. Ia berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut hingga Indonesia mampu menembus peringkat 80 hingga 90 dunia pada tahun 2027.
“Kita berharap Indonesia bisa terus memperbaiki posisinya di ranking FIFA. Target berada di kisaran peringkat 80 hingga 90 dunia sangat realistis jika proses pembinaan dan penguatan tim terus berjalan,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Habib menegaskan Fraksi PKB mendukung langkah pemerintah dalam proses naturalisasi pemain yang dinilai dapat memperkuat Timnas Indonesia sekaligus menjaga momentum kebangkitan sepak bola nasional.
“PKB mendukung langkah-langkah naturalisasi yang dilakukan pemerintah. Mudah-mudahan ini benar-benar menjadi bagian dari upaya menjaga kebangkitan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!