Jumpa Nuim Khaiyath, Wartawan Legendaris Radio Australia

ED
Rabu, 25 Mei 2022 | 06:52 WIB
Bagikan
Jumpa Nuim Khaiyath, Wartawan Legendaris Radio Australia

Bagaimana kelanjutan kisah itu?

"Tidak ada. Senyap aja. Tidak ada folllow up. Sumber saya yang mengetahui peristiwa pertemuan di Hotel Hyatt Melbourne itu, sangat ketakutan. Dia langsung pindah tempat pekerjaan," ungkapnya.

Menurut Nuim cerita itu ditanyakan juga waktu dia diwawancarai Radio Rasil Jakarta, Senin pagi kemarin.

Nuim sudah lebih setengah abad tinggal di Melbourne. Namun dia mengaku tetap mempertahankan kewarganegaraan RI nya. Tahun 2020 sebelum pandemi dia pulang ke Medan. Dia berniat tinggal di kampung halamannya untuk masa sebulan. Pandemi Covid-19 kemudian merebak di seluruh dunia. Ia baru menikmati 10 hari liburan di Medan saat dia memutuskan segera kembali ke Melbourne.

Sabtu Gembira

Jabatan terakhir Nuim Di ABC adalah Kepala Siaran Bahasa Indonesia di Radio Australia (RASI). Acaranya yang populer adalah Sabtu Gembira (SAMBA), yang dibawakan dalam logat Melayu Medan. Acara tersebut disiarkan pula oleh Radio Delta FM setiap hari Sabtu pagi.

Acara lain yang diasuhnya di RASI adalah PERSPEKTIF, dan Dunia Olahraga. Selain itu dia juga tampil dalam siaran life 105.8 FM Jakarta, setiap Senin pagi dalam acara Postcard from Melbourne. Pengetahuannya yang luas membuatnya sangat populer di kalangan pendengar radio tersebut, sehingga ia mendapat julukan "Kamus Berjalan".

Aktivitas rutin yang dilakukannya di luar siaran radio adalah menulis esai, berenang, dan membaca. Sejak tiga tahun lalu, esainya banyak disiarkan di Ceknricek.com. Nuim telah menerbitkan sebuah buku baru "Dunia Di Mata Nuim Khaiyath".

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.