Jumpa Nuim Khaiyath, Wartawan Legendaris Radio Australia

ED
Rabu, 25 Mei 2022 | 06:52 WIB
Bagikan
Jumpa Nuim Khaiyath, Wartawan Legendaris Radio Australia

Vaksin ke 4 ?

"Iya khusus untuk lansia usia 70 tahun ke atas."

Saya dan istri tetap lanjutkan test Antigen di resto itu. Hasilnya, syukur, negatif. Makna Test Antigen sekarang sekaligus menunjukkan penghormatan kepada pihak yang diajak pertemuan. Pernyataan komit pada perasaan nyaman dan aman karena kami berikhtiar melindunginya juga. Dampaknya, memang yang panen dan bertambah kaya, tentu perusahaan farmacy di mana pun. Test Antigen di sini mahal. Test PCR nya AUD $ 145 ( Rp.1,5 juta).

Nuim Khaiyath memulai kariernya di dunia jurnalistik pada 1964 dengan bekerja pertama kali di BBC London. Kontraknya lima tahun tapi waktu itu dia hanya jalani tiga tahun. Kemudian pindah bekerja di Radio Australia Siaran Bahasa Indonesia (RASI) 1967-1970. Tahun 1970 kembali lagi ke BBC London. Menghabiskan sisa dua tahun kontraknya terdahulu hingga tahun 1972. Lalu kembali lagi ke RASI dan bekerja hingga pensiun di tahun 2014.

Nuim telah bekerja 40 tahun untuk ABC dan ia merasa keberadaannya sebagai warga Indonesia di Australia telah "memanfaatkan dan dimanfaatkan". Ia menjelaskan salah satu misi RASI adalah untuk saling memperkenalkan dua bangsa dan berharap bisa memberikan rasa saling pengertian. "Kami memberikan penjelasan kepada masyarakat di Australia mengenai Indonesia dan dalam kasus tertentu mengenai Islam. Kemudian kepada para pendengar Radio Australia di Indonesia, kami mencoba memberikan penerangan, keterangan, penjelasan, mengenai keadaan yang sebenarnya di Australia," tuturnya panjang lebar dalam sebuah wawancara dengan ABC Indonesia beberapa waktu lalu.

Salat Jumat di hari Minggu

Kini, Nuim mengaku sangat gembira, di Melbourne sudah dibangun banyak masjid. Tercatat sekitar 56 Masjid. " Waktu tahun-tahun pertama di sini, tidak ada tempat untuk Salat Jumat di Melbourne. Cukup lama warga Muslim melaksanakan Salat Jumat pada hari Minggu di lapangan terbuka ( taman). " Karena cuma hari itu yang diizinkan, selain jemaahnya juga pada hari Jumat masih bekerja," paparnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.