Jelang Ramadan, Ini Tips Makan Sehat dari Para Ahli di Arab Saudi
Sementara Ramadan adalah kesempatan untuk berhubungan kembali dengan keluarga dan teman, banyak yang cenderung fokus pada makanan selama bulan suci Ramadan yang bisa berbahaya, kata Amaneddine dan Sinjer.
“Ramadan bisa menjadi kesempatan untuk mengurangi makan junk food dan menikmati pilihan sehat bersama keluarga,” kata Amaneddine. “Meski banyak manisan enak (disajikan) selama Ramadan, Anda tetap bisa menikmatinya dalam jumlah sedang. Anda dapat [melihat) bulan ini (sebagai batu loncatan) untuk mulai makan dengan perlahan dan penuh perhatian.”
Berfokus pada aktivitas yang tidak melibatkan makanan atau makan juga sangat membantu. Berolah raga atau segala bentuk aktivitas fisik dianjurkan dan dapat membantu mereka yang berpuasa memastikan gaya hidup sehat. Sinjer merekomendasikan berolahraga dua jam setelah berbuka puasa, sementara Amaneddine menambahkan jalan cepat atau lari juga merupakan cara untuk memasukkan olahraga ke dalam rutinitas.
“Untuk (mencegah rasa) lelah dan membiasakan puasa beberapa hari pertama, saya merekomendasikan untuk menjaga olahraga ringan di siang hari, seperti jalan cepat, dan menyimpan olahraga intensitas tinggi sampai setelah berbuka puasa,” katanya. “Salah satu pertimbangan utama saat berolahraga selama Ramadhan adalah bagaimana perasaan tubuh Anda dalam keadaan berpuasa. Jadi kebanyakan lakukan apa yang membuat Anda merasa lebih baik dan jangan membuat tubuh Anda stres pada waktu tertentu untuk berolahraga.
Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Bagi sebagian orang, Ramadan bisa menjadi kesempatan untuk menetapkan beberapa resolusi seperti menurunkan berat badan atau menghilangkan kebiasaan tidak sehat. Namun, pendekatan terbaik adalah menjaga agar tujuan tetap realistis dan tidak menetapkan ekspektasi tinggi yang tidak akan terpenuhi selama periode ini. “Sayangnya, beberapa orang setelah Ramadhan kembali ke kebiasaan lama mereka, tetapi ini karena mereka menetapkan tujuan yang tidak realistis dan membuat perubahan yang dramatis dan tidak berkelanjutan selama bulan ini,” kata Amaneddine.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!