Jangan Langsung Dicuci! Ini Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Benar
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Idul Adha menjadi momen istimewa untuk berbagi, dan salah satu hal yang hampir selalu hadir di rumah saat hari raya ini adalah daging kurban. Tapi banyak orang masih belum tahu cara terbaik untuk menjaga daging tetap segar meski tidak langsung dimasak.
1. Mencuci Daging Sesaat Setelah Siterima
Menurut para ahli, langkah ini justru dapat mempercepat pembusukan karena air dapat membawa bakteri dan mengganggu enzim alami daging. Sebaiknya, diamkan dulu daging dalam kondisi kering di suhu ruang selama sekitar 30 menit agar suhunya stabil, lalu simpan langsung ke dalam kulkas atau freezer. Pencucian bisa dilakukan nanti saat daging hendak dimasak.2. Pisahkan Bagian Daging, Jeroan, dan Lemak
Setiap jenis bagian hewan punya karakteristik berbeda. Jeroan dan lemak lebih cepat rusak sehingga perlu ditangani secara terpisah dalam wadah tertutup agar tidak menulari bagian lainnya.3. Potong dan Simpan dalam Porsi Kecil
Membagi daging ke dalam porsi sekali masak memudahkan pengambilan, dan mencegah kerusakan karena daging tidak perlu keluar-masuk freezer terlalu sering.4. Gunakan Freezer dengan Suhu Stabil
Suhu ideal untuk menyimpan daging beku adalah -18°C atau lebih rendah. Hindari sering membuka tutup freezer karena bisa membuat es mencair dan menurunkan kualitas daging. Jika hanya disimpan di chiller kulkas, daging maksimal bertahan 1–2 hari.5. Cek Kondisi Daging Sebelum Dimasak
Daging segar berwarna merah cerah, beraroma ringan, dan bertekstur kenyal. Hindari mengonsumsi daging jika sudah berbau menyengat, berlendir, atau berwarna abu-abu. Untuk menghilangkan bau amis, terutama pada daging kambing, kamu bisa merendamnya sebentar dalam air jeruk nipis atau cuka sebelum dimasak. Merawat daging kurban bukan sekadar menjaga kualitas makanan, tetapi juga wujud tanggung jawab dan rasa syukur atas nikmat yang diterima. Dengan cara penyimpanan yang tepat, daging bisa tetap enak, sehat, dan aman untuk dikonsumsi. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!