Jaksa Agung Burhanuddin: Saya Butuh Jaksa yang Cerdas, Berintegritas, dan Bermoral

ED
Senin, 13 Oktober 2025 | 19:21 WIB
Bagikan
Jaksa Agung Burhanuddin: Saya Butuh Jaksa yang Cerdas, Berintegritas, dan Bermoral

VISI.NEWS | JAKARTA Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memberikan ceramah pembekalan kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXII (82) Gelombang II Tahun 2025 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta, pada Senin (13/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung menyampaikan harapannya agar para peserta PPPJ menjadi pionir dalam penegakan hukum dengan menonjolkan karakter Jaksa yang berkualitas.

Menurut Jaksa Agung, para Jaksa yang sedang dilatih di PPPJ diharapkan untuk memahami pentingnya adaptasi budaya dan sosial, termasuk bahasa daerah, untuk membangun kepercayaan dan menyampaikan pesan hukum secara lebih efektif. “Para Jaksa yang cerdas, profesional, dan humanis adalah masa depan Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung, menegaskan bahwa pemahaman terhadap konteks sosial sangat penting dalam menjalankan tugas ke depan.

Dalam ceramahnya, Jaksa Agung menggambarkan sosok "Jaksa Berkualitas" yang harus memiliki lima karakter utama, yakni Solid, Berintegritas, Adil, Responsif, dan Profesional. Menurutnya, karakter-karakter ini harus menjadi cerminan dari nilai-nilai luhur Tri Krama Adhyaksa yang dipegang teguh oleh seluruh anggota Kejaksaan.

Karakter pertama yang disoroti Jaksa Agung adalah solid. Menurutnya, soliditas erat kaitannya dengan solidaritas dan jiwa korsa yang mengarah pada kebenaran dan kebaikan untuk penguatan institusi Kejaksaan. Soliditas juga diwujudkan melalui prinsip Een en ondelbaar (satu dan tidak terpisahkan), yang menjadi landasan untuk menjalankan tugas secara kolektif dengan kesamaan visi dan misi.

Karakter berintegritas adalah fondasi utama dalam setiap langkah Jaksa. Jaksa Agung menegaskan bahwa ia tidak membutuhkan Jaksa yang cerdas tetapi tidak berintegritas. "Saya butuh Jaksa yang cerdas, berintegritas, dan bermoral," tegasnya. Integritas, menurut Jaksa Agung, harus tercermin dalam sikap dan perilaku yang konsisten dengan etika, moralitas, kejujuran, dan tanggung jawab.

Selain itu, adil juga menjadi karakter yang tak kalah penting. Sebagai penjaga keadilan, seorang Jaksa harus selalu menuntut keberanian untuk mengatakan yang benar dan kebijaksanaan dalam menegakkan hukum. Jaksa Agung mengingatkan bahwa keadilan tidak hanya ada dalam buku atau undang-undang, tetapi juga dalam hati nurani setiap individu.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.