Jakarta Dikepung Krisis Iklim, Anak dan Remaja Perempuan Bergerak!
Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama PREDIKT secara resmi meluncurkan CERIA (Climate Education, Resilience, Innovation, and Action) di Jakarta, yang didukung oleh PlanBørnefonden (Denmark). /visi.news/ist
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, menyampaikan, "Anak dan kaum muda tidak hanya harus dilindungi dari dampak krisis iklim, tetapi juga perlu dipersiapkan sebagai agen perubahan. Pemerintah terus memperkuat ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kebijakan nasional, yang juga memerlukan dukungan semua pihak, termasuk anak dan kaum muda. Dalam kerangka ini, anak dan kaum muda ditempatkan sebagai mitra strategis pembangunan yang perlu dilibatkan secara bermakna."
Sementara itu, CEO PREDIKT, Avianto Amri, menambahkan, "Bagi banyak anak di Jakarta, perubahan iklim bukan lagi isu yang jauh atau abstrak—mereka mengalaminya secara langsung melalui banjir, panas ekstrem, dan angin kencang yang mempengaruhi kehidupan dan pembelajaran mereka setiap hari. Karena itu, kami percaya pendidikan perubahan iklim harus dengan bentuk seru dan menyenangkan sehingga membantu anak-anak merasa berdaya untuk bertindak dan menjadi bagian dari solusi."
Peluncuran proyek CERIA menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor pendidikan, komunitas, dan kaum muda dalam membangun Jakarta yang lebih inklusif, tangguh, dan aman bagi anak-anak pada hari ini dan masa depan.
Plan International telah bekerja di Indonesia sejak 1969 dan resmi menjadi Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) pada 2017. Kami bekerja untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan. Kami juga bekerja bersama kaum muda, untuk memastikan partisipasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan terkait hidup mereka.
Sebagai bagian dari Plan International Inc., Plan Indonesia memiliki program anak sponsor. Plan Indonesia telah membina 32 ribu anak perempuan dan laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dengan lima komitmen untuk memenuhi hak dasar mereka, yaitu hak atas akta kelahiran, vaksin dasar, air bersih, sanitasi, dan kebersihan, juga pendidikan. Plan Indonesia bekerja pada 8 provinsi dengan program-program yang bertujuan untuk membangun generasi yang Sehat, Teredukasi, Berdaya, Aman dan Tangguh.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!