Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

ED
Kamis, 2 Februari 2023 | 07:10 WIB
Bagikan
Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

VISI.NEWS | DENMARK - Izin Swedia dan Denmark bagi tokoh sayap kanan seperti politikus Denmark Rasmus Paludan untuk membakar Al Quran atas dasar kebebasan berekspresi tidak hanya memengaruhi umat Islam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di antara kelompok agama lain, kata seorang aktivis HAM Swedia kepada Anadolu Agency (AA) pada hari Rabu (1/2) .

Helene Sejlert, seorang ilmuwan politik dan pembela hak asasi manusia, mengatakan bahwa tindakan anti-Islam Paludan menyebabkan lebih banyak masalah, menempatkan lebih banyak orang dalam bahaya.

"Tindakannya adalah rasisme, Islamofobia, dan anti-Semitisme. Jika hukum tidak bisa menghentikannya, jelas ada yang salah dengan hukum!" kata Sejlert.

Tindakannya merugikan banyak orang, katanya. "Kelompok besar (berbeda) sekarang takut hanya mengatakan bahwa mereka adalah Muslim atau Yahudi."

“Meningkatkan kebencian terhadap kelompok-kelompok ini tentu juga menjadi tujuan fanatik seperti Paludan,” imbuhnya.

Paludan yang berkewarganegaraan Denmark dan Swedia, pekan lalu membakar Al Quran dalam dua kesempatan terpisah, pertama di luar Kedutaan Besar Turki di Swedia dan kemudian di depan sebuah masjid di Denmark.

Membakar Quran 'gema mengerikan dari mentalitas Nazi'

"Pembakaran Al-Quran  adalah gema yang mengerikan dari pembakaran buku Nazi, di mana 'yang lain' dijelek-jelekkan dan orang atau materi yang 'tidak murni' harus dimusnahkan," kata Sejlert. "Ini adalah retorika yang digunakan Paludan (dan ekstremis lainnya) saat menangani apa yang dilihatnya sebagai 'Masalah Muslim'."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.