Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

ED
Kamis, 2 Februari 2023 | 07:10 WIB
Bagikan
Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

Dia juga mengatakan "terlalu sedikit pengetahuan tentang cara mengatasi dan memerangi rasisme dan Islamofobia" di masyarakat Swedia.

Pendapat yang diungkapkan oleh beberapa orang radikal, seperti dalam kasus Paludan, bukan "hanya acara murahan, terisolasi, disebarkan angin oleh serigala gila," kata Sejlert. “Ini lebih merupakan cerminan dari masyarakat tempat kita hidup dan perpanjangan dari kebencian yang tumbuh di setiap sudut jalan kita. Sering kali kebencian ini diarahkan pada umat Islam.”

Dia melanjutkan: "Beberapa orang radikal ini mendapatkan tumpangan gratis dari media yang memberi mereka platform untuk melampiaskan rasisme dan Islamofobia mereka, dan kemudian media sosial mendorong topik tersebut ke titik didih.

"Saat emosi semakin liar, batas kesopanan yang normal dilanggar, kata-kata yang digunakan menjadi semakin emosional dan penuh kebencian terhadap 'yang lain' dan mulai menarik kelompok yang lebih luas."

Polisi bisa mencegah serangan, kata Sejlert

Meskipun sudah ada "banyak penyebaran kebencian dan disinformasi" di masyarakat, Paludan tidak hanya membakar salinan Al Quran, tetapi juga "membakar situasi yang meradang," kata Sejlert.

"Swedia seharusnya bertindak lebih bijak dan lebih adil," tegasnya. "Swedia seharusnya memberi contoh untuk tidak lebih menyakiti sebagian besar populasinya."

Sejlert berkata, "hukumnya jelas dan polisi dapat membatalkan provokasi dengan mengajukan masalah keamanan, karena tindakan kebencian sangat mungkin mengakibatkan kekerasan."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.