Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

ED
Kamis, 2 Februari 2023 | 07:10 WIB
Bagikan
Izinkan Pembakaran Al Quran Bahayakan Kelompok Agama Lain

VISI.NEWS | DENMARK - Izin Swedia dan Denmark bagi tokoh sayap kanan seperti politikus Denmark Rasmus Paludan untuk membakar Al Quran atas dasar kebebasan berekspresi tidak hanya memengaruhi umat Islam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di antara kelompok agama lain, kata seorang aktivis HAM Swedia kepada Anadolu Agency (AA) pada hari Rabu (1/2) .

Helene Sejlert, seorang ilmuwan politik dan pembela hak asasi manusia, mengatakan bahwa tindakan anti-Islam Paludan menyebabkan lebih banyak masalah, menempatkan lebih banyak orang dalam bahaya.

"Tindakannya adalah rasisme, Islamofobia, dan anti-Semitisme. Jika hukum tidak bisa menghentikannya, jelas ada yang salah dengan hukum!" kata Sejlert.

Tindakannya merugikan banyak orang, katanya. "Kelompok besar (berbeda) sekarang takut hanya mengatakan bahwa mereka adalah Muslim atau Yahudi."

“Meningkatkan kebencian terhadap kelompok-kelompok ini tentu juga menjadi tujuan fanatik seperti Paludan,” imbuhnya.

Paludan yang berkewarganegaraan Denmark dan Swedia, pekan lalu membakar Al Quran dalam dua kesempatan terpisah, pertama di luar Kedutaan Besar Turki di Swedia dan kemudian di depan sebuah masjid di Denmark.

Membakar Quran 'gema mengerikan dari mentalitas Nazi'

"Pembakaran Al-Quran  adalah gema yang mengerikan dari pembakaran buku Nazi, di mana 'yang lain' dijelek-jelekkan dan orang atau materi yang 'tidak murni' harus dimusnahkan," kata Sejlert. "Ini adalah retorika yang digunakan Paludan (dan ekstremis lainnya) saat menangani apa yang dilihatnya sebagai 'Masalah Muslim'."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.