Iuran Ganjil Majelis Kepala Sekolah
Belakangan Saeful mengakui adanya transfer ke rekening pribadinya. Tapi dia menolak kalau disebut menampung iuran MKKS. Dia mengaku hanya mengkoordinasikan iuran, yang dia sebut untuk koordinasi pelaporan dana BOS.
“Saya cuma menampung, membantu koordinasi di wilayah dua. Semua bukti-buktinya saya serahkan ke sekretaris MKKS,” ujarnya. “Istilahnya saya hanya diberi tugas. Silakan ke sekretaris MKKS.”
Sekretaris MKKS Kabupaten Bandung Rizal Alamsyah mengakui adanya iuran MKKS. Namun Rizal menolak jika setoran itu disebut sebagai iuran. “Namanya juga bukan iuran, tapi anggaran kebersamaan, karena pada dasarnya, dari program turunan kementerian, meliputi kegiatan-kegiatan,” kata Rizal melalui pesan Whatsapp pada Selasa (2/11/2021).
“Maaf, bapak tahu dari mana mengenai biaya terse but? Seharusnya hanya pengurus dan anggota aktif yang tahu.”
Seorang kepala sekolah menyebut, hasil dari iuran MKKS itu salah satunya digunakan piknik kepala sekolah ke Pantai Pangandaran. Pelesir ini rupanya telah menjadi agenda tahunan. Kepala sekolah ini membocorkan, untuk tahun ini, piknik rencanya digelar pada 12 November 2021. Dari 50 SMK yang ada di wilayah dua, baru 25 kepala sekolah yang tercatat akan ikut dalam kegiatan tersebut.
Rizal membantah MKKS punya agenda khusus berupa piknik yang dibiayai oleh hasil iuran.
“MKKS tidak menganggarkan khusus untuk piknik,” kata Kepala SMK Al Amanah Dayeuhkolot, Bandung, itu.
“Melainkan program untuk kebersamaan, untuk menambah erat kekeluargaan dan menumbuhkan kompetensi sosial antar-anggota. Biasanya disatukan dengan program Rapat Kerja atau peningkatan Manajerial Kepala sekolah.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!