VISI | Isra Mi’raj: Membangun Karakter Lewat Iman dan Teladan

ED
Kamis, 15 Januari 2026 | 04:47 WIB
Bagikan
VISI | Isra Mi’raj: Membangun Karakter Lewat Iman dan Teladan

Kedua, memperkuat keimanan dan keyakinan (akidah). Isra Mi’raj merupakan bukti kekuasaan Allah yang melampaui logika empiris. Bagi generasi muda yang hidup di era rasional dan digital, peristiwa ini mengajarkan bahwa iman adalah fondasi nilai yang tidak selalu dapat diukur secara kasatmata. Pendidikan karakter berbasis iman menanamkan optimisme, kejujuran, dan keyakinan bahwa setiap amal baik memiliki nilai di sisi Allah. Rasulullah ﷺ bersabda, “Iman itu bukan angan-angan, tetapi apa yang menetap di hati dan dibuktikan dengan amal.” (HR. Baihaqi).

Ketiga, menghargai pentingnya ibadah, khususnya shalat. Perintah shalat lima waktu merupakan “oleh-oleh” utama Isra Mi’raj dan menjadi pilar pendidikan karakter. Shalat melatih kedisiplinan waktu, kebersihan diri, ketenangan jiwa, serta tanggung jawab spiritual. Allah berfirman, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al-‘Ankabut: 45). Dalam pendidikan, pembiasaan shalat membentuk karakter peserta didik yang tertib, fokus, dan berintegritas.

Keempat, mengajarkan sikap rendah hati dan introspeksi diri (muhasabah). Gambaran surga dan neraka dalam peristiwa Mi’raj menjadi sarana refleksi mendalam tentang konsekuensi moral dari setiap perbuatan. Nilai ini mendorong generasi muda untuk jujur pada diri sendiri, mengakui kesalahan, serta menumbuhkan empati sosial. Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang yang cerdas adalah yang mampu menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati.” (HR. Tirmidzi).

Kelima, memotivasi semangat menuntut ilmu dan kebijaksanaan. Perjalanan Nabi ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha melambangkan perjalanan spiritual dan pencarian makna. Pendidikan karakter meneladani semangat ini dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan pada ilmu, dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Dengan internalisasi nilai-nilai Isra Mi’raj melalui pembelajaran, keteladanan pendidik, serta budaya sekolah dan madrasah, peristiwa ini dapat berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang efektif. Pada akhirnya, Isra Mi’raj membimbing lahirnya generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai ilahiah yang kokoh. Wallahu A’lam.***

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.