Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

Iran Berlakukan Eksekusi Pertama bagi Pendemo atas Kasus Mahsa Amini

ED
Sabtu, 10 Desember 2022 | 16:55 WIB
Bagikan
Iran Berlakukan Eksekusi Pertama bagi Pendemo atas Kasus Mahsa Amini

VISI.NEWS | TEHERAN - Iran telah mengeksekusi seorang demonstran untuk pertama kalinya sejak meninggalnya Mahsa Amini yang memicu protes massa anti-pemerintah pada September, kantor berita negara IRNA melaporkan Kamis (8/12).

Dituduh menyerang seorang penjaga keamanan dengan senjata dan menghasut teror, Mohsen Shekari ditangkap di Teheran pada 25 September.

Pengadilan Revolusi Iran di ibu kota memvonisnya "berperang melawan Tuhan" menurut hukum negara itu.

Kasasi ditolak oleh Mahkamah Agung.

Hukuman mati Shekari diucapkan pada 20 November, menurut kantor berita Mizan.

Aktivis hak asasi manusia, sementara itu, menyebut persidangan itu "palsu".

Aktivis dan blogger terkemuka Iran, Hossein Ronaghi, yang baru-baru ini dibebaskan dari penjara dengan jaminan, mengatakan di Twitter, "kami tidak akan menutup mata terhadap eksekusi."

"Eksekusi pengunjuk rasa akan memiliki konsekuensi serius bagi Anda," kata Ronaghi, berbicara kepada pemerintah Iran.

"Mengambil nyawa satu orang sama dengan mengambil nyawa kita semua."

Meski belum ada informasi tentang cara eksekusi Shekari, hukuman mati di Iran biasanya dilakukan dengan cara digantung.

Pengadilan telah mengambil garis keras terhadap pengunjuk rasa, dengan beberapa hukuman mati telah dijatuhkan kepada para pengunjuk rasa dalam beberapa pekan terakhir. Ini yang pertama dilaksanakan.

Di parlemen juga, anggota parlemen sering menuntut hukuman berat hingga termasuk hukuman mati, untuk ribuan pengunjuk rasa yang dipenjara.

Aktivis hak asasi manusia mengkritik peningkatan hukuman mati yang dilakukan di Iran sejak Presiden sayap kanan Ebrahim Raisi menjabat musim panas lalu.

Setidaknya 250 orang dieksekusi dalam enam bulan pertama tahun ini saja, terutama karena pelanggaran terkait narkoba, menurut Amnesty International.

Protes pembangkang berlanjut di seluruh Iran. Banyak pemilik toko menutup toko mereka sebagai protes sejak awal minggu, terutama di provinsi yang didominasi Kurdi di Iran.

Pasukan keamanan dikerahkan di sebagian besar negara untuk mencegah pertemuan dan protes. @fen/ reuters/dpa/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.