Ilham Habibie Bergabung ke Perusahaan Tekfin Open Finance Ayoconnect sebagai Komisaris
"Saya kian terkesan dengan kiprah Ayoconnect untuk mendorong kemajuan dan dampak di lanskap fintech Indonesia," kata Ilham. "Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim Ayoconnect dan turut berkontribusi mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Kami memiliki tujuan untuk memberikan solusi inovatif untuk perusahaan berbagai skala, dengan cara menghadirkan teknologi untuk melayani pelanggan mereka, termasuk mereka yang hingga kini masih belum dapat terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional."
Inklusi finansial dan digital adalah tantangan besar yang dialami jutaan masyarakat Indonesia. Pada tahun 2021, jumlah penduduk Indonesia yang masih belum memiliki rekening bank diperkirakan masih mencapai 66% dari total 275 juta penduduk, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk tanpa rekening bank tertinggi di dunia. Namun, pemerintah terus membuka pintu bagi pendatang baru fintech seperti Ayoconnect untuk merevolusi sistem melalui pendekatan akar rumput. Indonesia saat ini telah menjadi rumah bagi 20% dari semua perusahaan fintech di blok Asia Tenggara dan diprediksikan menjadi salah satu ekosistem fintech global terbesar dalam lima tahun ke depan.
Ayoconnect adalah platform API terbesar di Indonesia. Ayoconnect memungkinkan developer untuk memilih berbagai produk white-label finansial di platform API Ayoconnect dan meluncurkannya dengan cepat ke pengguna. Ayoconnect berada di latar belakang sepanjang proses ini berlangsung untuk berfokus pada pembangunan dan pengoperasian infrastruktur, seraya memfasilitasi klien untuk memonetisasi dan memperluas bisnis dengan cepat dan masif.
Sejak didirikan pada tahun 2016, kumpulan API Ayoconnect telah diadopsi secara cepat oleh lebih dari 1.000 perusahaan ternama di Indonesia, termasuk perusahaan bank, ritel, e-commerce, tekfin, dan dompet digital seperti Bank Mandiri, DANA, Indomaret, dan Bukalapak. Saat ini, API Ayoconnect memproses lebih dari 300 juta klik API setiap tahunnya.
Ayoconnect telah mengumpulkan pendanaan senilai total 15 juta dolar AS (setara dengan Rp 214 miliar) dari investor-investor lokal dan internasional. Investor Pra-Seri B Ayoconnect termasuk Mandiri Capital Indonesia, perusahaan modal ventura milik Bank Mandiri; BRI Ventures, unit modal ventura korporat Bank BRI; AC Ventures Indonesia, perusahaan modal ventura yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Fintech Indonesia Pandu Sjahrir; Patamar Capital, perusahaan modal ventura yang berfokus hadirkan investasi berdampak positif di Asia Tenggara; Kakaku, perusahaan publik yang terdaftar di Tokyo Exchange (TYO); dan Finch Capital. Ayoconnect terus memperluas ekosistemnya untuk mempercepat inklusi keuangan dan adopsi solusi embedded finance di seluruh Indonesia.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!