Ilham Habibie Bergabung ke Perusahaan Tekfin Open Finance Ayoconnect sebagai Komisaris
Penunjukan Ilham menghadirkan sosok yang telah terlibat secara mendalam dalam lanskap TIK dan finance di Indonesia. Sebelum menjabat di Ayoconnect, Ilham telah mengepalai Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS) sebagai Ketua Tim Pelaksana sejak tahun 2014. Beliau juga berperan aktif sebagai
Komisaris Utama Bank Muamalat, Bank Syariah (Syariah) pertama di Indonesia, sembari menjabat sebagai ketua, pendiri, sekaligus pemegang saham PT. ILTHABI Rekatama, sebuah perusahaan investasi swasta di Indonesia.
Ilham juga aktif terlibat dalam berbagai organisasi yang fokus pada riset dan teknologi di Indonesia, antara lain Badan Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS), membuatnya siap menjadi aset berharga bagi Ayoconnect dalam mempercepat inklusi keuangan di pasar Indonesia.
"Bergabungnya Ilham sebagai komisaris di Ayoconnect akan mengakselerasi peran Ayoconnect dalam membangun masa depan ekosistem digital Indonesia," ungkap CEO Ayoconnect Jakob Rost dalam keterangan pers yang diterima VISI.NEWS, Selasa (26/10/2021).
Jakob melanjutkan, "Ilham adalah sosok visioner yang telah berhasil mendorong inovasi dan mendorong kolaborasi yang bermakna antara berbagai organisasi. Dengan bergabungnya Ilham, kami juga berharap dapat memperoleh lebih banyak kemitraan dengan berbagai badan usaha milik negara dan lembaga keuangan serta berkolaborasi dengan komunitas entrepreneur yang lebih luas di Indonesia."
Menurut Jakob, penunjukan Ilham sebagai komisaris bertepatan dengan upaya Ayoconnect untuk memperluas jejak API-nya ke ranah Open Finance dan Open Government. Saat ini, Ayoconnect telah melayani lebih dari 1.000 perusahaan di Indonesia, termasuk penyedia layanan keuangan, perusahaan teknologi, dan perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia lainnya. Platform API Ayoconnect memproses lebih dari 300 juta hit API setiap tahunnya dan mengalami peningkatan 600% dalam jumlah transaksi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!