Terungkap! 4 Penyebab Hujan Turun di Musim Kemarau

Desi Rossilawati
Senin, 27 April 2026 | 10:13 WIB
Bagikan
Terungkap! 4 Penyebab Hujan Turun di Musim Kemarau

Ilustrasi hujan turun di musim kemarau./visi.news/Disway.

Emilya menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan dengan pola atmosfer yang berubah secara musiman.

“Proses pembentukan awan pada saat musim kemarau itu menjadi berkurang sehingga kita mengalami musim kemarau,” ungkapnya.

Hujan Turun di Musim Kemarau dan Dampak Lingkungan

Fenomena hujan turun di musim kemarau tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan perubahan iklim yang lebih luas. Peningkatan suhu bumi juga berdampak pada pencairan es di wilayah kutub yang kemudian memengaruhi kenaikan permukaan air laut.

Selain itu, perubahan pola hujan dapat berdampak pada sektor pertanian. Ketidakteraturan musim membuat pola tanam menjadi tidak stabil dan memengaruhi produktivitas tanaman pangan.

Dalam kondisi tertentu, kemarau yang lebih panjang dapat mengganggu ketersediaan air bagi sektor pertanian. Sebaliknya, hujan yang terjadi di luar musim juga dapat menyebabkan gangguan pada proses tanam dan panen.

Hujan di Musim Kemarau dan Siklus Hidrologi

Fenomena hujan turun di musim kemarau juga berkaitan dengan perubahan siklus hidrologi. Proses evaporasi dan transpirasi yang meningkat akibat suhu tinggi menyebabkan lebih banyak uap air di atmosfer.

Ketika kondisi atmosfer memungkinkan, uap air tersebut dapat berkumpul dan membentuk awan hujan. Hal ini menjelaskan mengapa hujan tetap dapat terjadi meskipun secara klimatologis berada pada musim kemarau.

Namun, pada kondisi lain seperti pengaruh monsun Australia, uap air cenderung bergerak ke wilayah lain sehingga tidak membentuk hujan di suatu daerah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.