Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Persiapan Musim Baru 9 Jul 2026 Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain 9 Jul 2026 Laba Naik, BBCA Tetap Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Investor Asing 9 Jul 2026 Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50 di Cikampek 9 Jul 2026 Enam Kelompok Ini Diusulkan Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 9 Jul 2026 Jabar Tawarkan Enam Proyek Strategis kepada Investor Malaysia 9 Jul 2026 Tiga Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas di Gorong-Gorong Cipayung 9 Jul 2026 11 Pemain Maung Bandung Bela Timnas, Begini Respons Pelatih 9 Jul 2026 Deschamps Percaya Wasit Jaga Keadilan Prancis Kontra Maroko 9 Jul 2026 38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi 9 Jul 2026 Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Persiapan Musim Baru 9 Jul 2026 Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain 9 Jul 2026 Laba Naik, BBCA Tetap Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Investor Asing 9 Jul 2026 Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50 di Cikampek 9 Jul 2026 Enam Kelompok Ini Diusulkan Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 9 Jul 2026 Jabar Tawarkan Enam Proyek Strategis kepada Investor Malaysia 9 Jul 2026 Tiga Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas di Gorong-Gorong Cipayung 9 Jul 2026 11 Pemain Maung Bandung Bela Timnas, Begini Respons Pelatih 9 Jul 2026 Deschamps Percaya Wasit Jaga Keadilan Prancis Kontra Maroko 9 Jul 2026 38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi 9 Jul 2026

Hossam Hassan Soroti Keputusan Wasit usai Mesir Tersingkir

Desi Rossilawati
Rabu, 8 Juli 2026 | 11:06 WIB
Bagikan
Hossam Hassan Soroti Keputusan Wasit usai Mesir Tersingkir

Timnas Argentina dalam ajang Piala Dunia./visi.news/REUTERS.

VISI.NEWS - Kelolosan Argentina ke perempat final Piala Dunia 2026 tidak hanya diwarnai kebangkitan dramatis di lapangan, tetapi juga memunculkan perdebatan mengenai kepemimpinan wasit.

Seusai laga babak 16 besar melawan Mesir di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026), pelatih Mesir, Hossam Hassan, melontarkan kritik tajam dengan menilai tim juara bertahan memperoleh keuntungan dalam sejumlah momen krusial pertandingan.

Mesir sempat berada di atas angin setelah unggul melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke 15 dan Mostafa Zico pada menit ke 67. Namun Argentina berhasil membalikkan keadaan lewat gol Cristian Romero pada menit ke 79, Lionel Messi pada menit ke 83, serta Enzo Fernandez pada masa injury time menit ke 90+2 untuk memastikan kemenangan 3 2.

Menurut Hassan, terdapat beberapa keputusan yang dinilai merugikan timnya. Ia menyoroti insiden ketika Mohamed Salah disebut dijatuhkan di dalam kotak penalti sebelum gol penentu Argentina tercipta, tetapi tidak dianggap sebagai pelanggaran. Ia juga menyinggung kejadian saat Alexis Mac Allister menjatuhkan pemain Mesir dalam situasi serangan balik di area penalti.

"Kami tampil lebih baik daripada juara bertahan, lebih baik dalam segala hal, tetapi hasilnya dipengaruhi oleh faktor internal di lapangan dan faktor eksternal di luar lapangan," kata Hassan dikutip dari ESPN, Rabu (8/7/2026).

"Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia dalam kompetisi ini. Mungkin mereka ingin Messi tetap bersaing," lanjutnya.

"Dalam sepakbola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia itu (Argentina) mendapat dukungan di semua tingkatan," sindirnya.

"Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terkait hasil ini. Kami keberatan dengan penunjukan wasit karena situasi melawan Prancis, tetapi setiap tim pasti akan mengalami masa masa sulit pada suatu saat, dan kami mengalaminya," katanya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, hasil akhir memastikan Mesir harus mengakhiri langkah di babak 16 besar, sementara Argentina tetap menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.