HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Rayakan Keberagaman
Sementara itu, “Harmony” tidak dimaknai sebagai keseragaman. Harmoni justru menggambarkan kemampuan masyarakat dalam mengelola perbedaan sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dan menghasilkan sesuatu yang produktif.
Dengan demikian, keberagaman menjadi bagian penting dari identitas Bandung. Perbedaan tidak harus dihilangkan untuk menciptakan kebersamaan, tetapi dapat dikelola menjadi energi kolaborasi.
Melalui konsep tersebut, HJKB ke-216 diposisikan sebagai salah satu titik balik berikutnya bagi Kota Bandung.
Peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah selama 216 tahun, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat arah perkembangan kota ke depan.
Bandung diharapkan terus menjadi ruang yang memungkinkan masyarakat dengan latar belakang, profesi, komunitas, dan gagasan yang berbeda untuk bertemu. Dari pertemuan tersebut, lahir kolaborasi dan berbagai inovasi baru yang memperkuat karakter kota.
Visual Hangat dan Mudah Dikenali
Dari sisi desain, identitas visual HJKB ke-216 dirancang dengan karakter yang **hangat, ringan, dan mengundang**. Pendekatan tersebut disesuaikan dengan semangat perayaan yang ingin terasa dekat dengan masyarakat.
Elemen-elemen visualnya juga dirancang agar mudah dikenali dalam berbagai ukuran dan media. Identitas tersebut tetap diupayakan terbaca ketika digunakan dalam ukuran kecil maupun ketika hanya menggunakan satu warna.
Angka “216” menjadi salah satu elemen utama yang dirancang agar dapat dikenali dengan cepat dalam sekali lihat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!