Gus Heri Luncurkan MotivAction, Inovasi Literasi Islami di Era Digital
Keunikan MotivAction terletak pada inovasi yang dihadirkan dalam setiap akhir bab. Pembaca tidak hanya menemukan tulisan, tetapi juga QR Code yang dapat dipindai untuk mendengarkan rekaman asli Voice MotivAction. Dengan demikian, pengalaman menikmati buku tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi berlanjut melalui suara penulis yang menyampaikan refleksi secara langsung.
Bagi Dr. Rangga Sa'adillah, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa dakwah perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan substansi ajaran Islam.
Ia menilai, perubahan cara manusia memperoleh ilmu merupakan salah satu tantangan terbesar pada era digital saat ini.
"Saat ini kita hidup di era disrupsi. Apa yang dahulu berjalan linier, kini berubah sangat cepat. Dahulu Imam Bukhari harus melakukan perjalanan panjang dan bertemu langsung dengan para perawi hadis untuk memastikan keabsahan ilmu yang beliau kumpulkan. Hari ini, cara belajar telah berubah. Seseorang tidak harus bertemu langsung dengan gurunya untuk memperoleh ilmu. Demikian pula dengan MotivAction. Ketika seseorang membutuhkan motivasi, ia tidak harus bertemu Gus Heri. Cukup membaca bukunya, atau ketika sedang enggan membaca, tinggal memindai QR Code, maka Gus Heri seolah hadir berbicara di dekat kita. Menurut saya, inilah bentuk dakwah inovatif yang dibutuhkan generasi digital," paparnya.
Menurut Rangga, kekuatan lain MotivAction justru terletak pada kesederhanaan bahasanya. Buku tersebut tidak hanya ditujukan bagi kalangan akademisi, tetapi dapat dinikmati oleh siapa pun, dari berbagai profesi dan latar belakang.
"Buku ini bisa dibaca oleh siapa saja. Guru, dosen, pegawai, pelaku usaha, sopir, hingga pengemudi ojek online. Bahasanya membumi, tidak membuat pembaca harus mengernyitkan dahi. Istilah seperti decision making dijelaskan dengan sederhana sehingga mudah dipahami. Bahkan istilah lokal seperti ambekan pun diberi penjelasan agar pembaca dari luar Jawa dapat memahami maknanya. Inilah yang membuat buku ini terasa dekat dengan masyarakat," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!