Gelombang Pertama Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Arab Saudi, 1,7 Juta Jemaah Siap Dipulangkan

ED
PN
Rabu, 3 Juni 2026 | 07:25 WIB
Bagikan
Gelombang Pertama Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Arab Saudi, 1,7 Juta Jemaah Siap Dipulangkan

VISI.NEWS | RIYADH – Pemerintah Arab Saudi mulai memasuki fase pemulangan jemaah haji setelah berakhirnya penyelenggaraan ibadah Haji 1447 Hijriah. Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi mengumumkan telah menyelesaikan proses keberangkatan kelompok pertama jemaah yang meninggalkan Kerajaan melalui Pos Perbatasan New Arar, salah satu pintu keluar utama menuju negara-negara kawasan utara.

Pemulangan perdana tersebut menandai dimulainya tahap akhir operasional haji tahun ini yang sebelumnya berhasil melayani lebih dari 1,7 juta jemaah dari berbagai negara dunia.

Otoritas Imigrasi Arab Saudi memastikan seluruh proses keberangkatan berlangsung lancar, tertib, dan efisien berkat dukungan sistem pelayanan terpadu yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Fase Pemulangan Jemaah Resmi Dimulai

Direktorat Jenderal Paspor menyatakan seluruh fasilitas keimigrasian di Pos Perbatasan New Arar telah beroperasi optimal untuk mempercepat proses pemeriksaan dokumen dan keberangkatan para jemaah.

Keberhasilan pemulangan kelompok pertama menjadi indikator kesiapan Arab Saudi dalam menangani arus keluar jutaan jemaah yang akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan.

"Kami siap memfasilitasi keberangkatan lebih dari 1,7 juta jemaah melalui seluruh pintu keluar darat, udara, dan laut di Kerajaan," demikian pernyataan resmi Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi.

Pihak otoritas juga mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan guna memastikan proses pemulangan berlangsung tertib dan menghindari kepadatan di berbagai titik keberangkatan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.