Gelombang Pertama Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Arab Saudi, 1,7 Juta Jemaah Siap Dipulangkan
"Kami memohon kepada Allah SWT agar menerima ibadah para jemaah dan memberikan kemampuan kepada kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada tamu-tamu Allah," ujar Putra Mahkota.
Fokus pada Kenyamanan Jemaah
Selama musim haji 2026, pemerintah Arab Saudi mengerahkan berbagai teknologi modern untuk meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah.
Mulai dari sistem manajemen kerumunan berbasis kecerdasan buatan, pemantauan kesehatan digital, transportasi terpadu, hingga layanan darurat yang beroperasi selama 24 jam.
Langkah tersebut dinilai berhasil mengurangi kepadatan dan memperlancar mobilitas jutaan jemaah di Makkah, Mina, Muzdalifah, dan Arafah.
Kini setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, fokus pemerintah Saudi beralih pada pemulangan jemaah secara aman dan efisien ke negara asal masing-masing.
Dengan dimulainya keberangkatan kelompok pertama melalui Pos Perbatasan New Arar, Arab Saudi optimistis proses pemulangan lebih dari 1,7 juta jemaah dapat berjalan lancar hingga seluruh tamu Allah kembali ke tanah air mereka dengan selamat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!