Farhan Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan, Perkuat Pencegahan Bullying 14 Jul 2026 Basmi Tikus di Sawah, Warga Majalengka Tewas Tersengat Listrik 14 Jul 2026 Kerangka Manusia di Kebun Jati Sagaranten Dibawa ke RS untuk Autopsi 14 Jul 2026 Polres Kuningan Bongkar Jaringan Narkoba, 12 Tersangka Diamankan 14 Jul 2026 Edi Purwanto: Keselamatan Kereta Api Jangan Sekadar Jadi Wacana 14 Jul 2026 Pemkab Bandung Tutup Permanen Pembuangan Sampah Liar Ciganitri 14 Jul 2026 Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu 14 Jul 2026 Daftar Lokasi Nobar Semifinal Prancis vs Spanyol di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta 14 Jul 2026 John Herdman Kecewa Minim Pemain Diaspora di TC Timnas 14 Jul 2026 Kemenkeu Setujui Tambahan Anggaran TPG Kemenag Rp5,7 T 14 Jul 2026 Farhan Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan, Perkuat Pencegahan Bullying 14 Jul 2026 Basmi Tikus di Sawah, Warga Majalengka Tewas Tersengat Listrik 14 Jul 2026 Kerangka Manusia di Kebun Jati Sagaranten Dibawa ke RS untuk Autopsi 14 Jul 2026 Polres Kuningan Bongkar Jaringan Narkoba, 12 Tersangka Diamankan 14 Jul 2026 Edi Purwanto: Keselamatan Kereta Api Jangan Sekadar Jadi Wacana 14 Jul 2026 Pemkab Bandung Tutup Permanen Pembuangan Sampah Liar Ciganitri 14 Jul 2026 Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu 14 Jul 2026 Daftar Lokasi Nobar Semifinal Prancis vs Spanyol di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta 14 Jul 2026 John Herdman Kecewa Minim Pemain Diaspora di TC Timnas 14 Jul 2026 Kemenkeu Setujui Tambahan Anggaran TPG Kemenag Rp5,7 T 14 Jul 2026

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Desi Rossilawati
PN
Selasa, 14 Juli 2026 | 14:18 WIB
Bagikan
Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengapresiasi langkah cepat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam merespons keresahan nelayan Pantai Utara (Pantura) akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Firman secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Komjen Pol (Purn) L. Latif, yang dinilainya terus menjalin koordinasi intensif di tengah meningkatnya protes nelayan.

Menurut Firman, kenaikan harga BBM non-subsidi dipicu oleh kondisi geopolitik dan geoekonomi global, termasuk konflik Israel-Amerika dan invasi ke Iran yang berdampak pada lonjakan harga minyak dunia.

"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Dirjen Perikanan Tangkap yang tidak henti-hentinya saya hubungi karena keresahan nelayan yang menghadapi kesulitan hidup dan terbebani utang jika tidak bisa melaut," kata Firman, Selasa (14/07/2026).

Ia mengungkapkan, situasi saat itu sempat memanas karena nelayan mengancam akan menggelar aksi besar-besaran dengan memblokir Jalur Pantura melalui konvoi sepeda motor dari Jawa Timur menuju Jakarta apabila pemerintah tidak segera memberikan solusi. Firman menilai persoalan tersebut akhirnya dapat diatasi berkat koordinasi yang baik antara DPR RI dan pemerintah.

"Keberhasilan perjuangan ini berkat kerja sama yang baik antara anggota DPR RI dengan mitra kerjanya yang senantiasa peduli atas keresahan yang terjadi di masyarakat nelayan," ujarnya.

Selain kepada KKP, Firman juga mengapresiasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang disebutnya merespons cepat saat menerima laporan mengenai keluhan para nelayan.

Pada kesempatan itu, Firman meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap penggunaan barcode BBM khusus nelayan. Menurutnya, masih banyak praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh oknum yang kemudian menjualnya dengan harga industri, terutama di kawasan Pantura.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.