Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Solidaritas dan Berkontribusi untuk Bandung
Baginya, siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan selama proses pemilihan berlangsung.
"Kepemimpinan organisasi harus dijalankan dengan prinsip keterbukaan dan aksesibilitas yang luas. Semua anggota harus merasa memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi dalam membesarkan organisasi," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan yang inklusif menjadi kunci agar organisasi alumni mampu berkembang secara berkelanjutan dan tetap relevan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kebersamaan Lebih Penting dari Hasil Pemilihan
Menutup sambutannya, Farhan menekankan bahwa semangat persatuan harus tetap terjaga setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, hasil demokrasi akan memberikan manfaat apabila seluruh alumni tetap bersatu dan bersama-sama membangun organisasi.
Ia optimistis seluruh kandidat yang maju dalam pemilihan memiliki kapasitas dan komitmen yang baik untuk memimpin organisasi.
"Yang terpenting bukan hanya siapa yang terpilih tetapi bagaimana seluruh alumni tetap bersatu setelah proses pemilihan selesai. Mari memilih yang terbaik demi kemajuan IKA Unpad Kota Bandung serta memberikan manfaat bagi Kota Bandung," tuturnya.
Melalui penguatan solidaritas, kepemimpinan yang inklusif, serta kolaborasi lintas profesi, IKA Unpad Kota Bandung diharapkan mampu menjadi organisasi alumni yang tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!