Ericsson Mobility Report: Layanan Konektivitas Terdiferensiasi Semakin Populer
Menurut Daniel Ode, President Director Ericsson Indonesia, Singapura, Filipina, dan Brunei, teknologi 5G SA memungkinkan pengalaman digital yang lebih bermakna bagi masyarakat dan industri. Ia menekankan pentingnya ketersediaan spektrum yang cukup dengan harga yang terjangkau untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia, serta menghubungkan lebih banyak orang ke ekosistem digital yang lebih kuat.
Selain perkembangan 5G, laporan EMR juga menyoroti perkembangan Fixed Wireless Access (FWA) sebagai salah satu use case utama 5G. Diperkirakan 1,4 miliar orang akan mengakses layanan broadband FWA pada akhir 2031, dengan 90 persen di antaranya menggunakan 5G. Layanan ini akan membuka akses internet berkecepatan tinggi di area yang sulit dijangkau jaringan fiber optik, dan menjadi pendorong penting bagi pemerataan konektivitas digital.
Proyeksi EMR juga menunjukkan bahwa pada 2025, langganan 5G global akan melampaui 2,9 miliar, sekitar sepertiga dari total langganan seluler saat ini. Trafik data juga diperkirakan meningkat sekitar 20 persen dari kuartal ketiga 2024 hingga periode yang sama pada 2025, didorong oleh negara-negara besar seperti China dan India.
Laporan EMR kali ini juga mengidentifikasi tren signifikan terkait penerapan teknologi 5G di pasar-pasar global. Peluncuran komersial pertama 6G diperkirakan akan dimulai di pasar-pasar maju seperti AS, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, meskipun peluncuran di Eropa mungkin sedikit tertunda. Perkiraan ini menunjukkan arah masa depan bagi jaringan seluler, dengan 6G yang diperkirakan akan menjadi landasan bagi inovasi-inovasi baru dalam beberapa tahun mendatang.
Ericsson Mobility Report yang diterbitkan pada November 2025 mencakup berbagai artikel menarik, termasuk studi kasus penggunaan teknologi 5G SA oleh Singtel dan Softbank, serta bagaimana SailGP meningkatkan operasional dan pengalaman penonton dengan 5G. Laporan ini memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana teknologi ini membuka peluang baru di berbagai industri dan mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!