Ericsson Mobility Report: Layanan Konektivitas Terdiferensiasi Semakin Populer

ED
Jumat, 21 November 2025 | 10:54 WIB
Bagikan
Ericsson Mobility Report: Layanan Konektivitas Terdiferensiasi Semakin Populer

VISI.NEWS | BANDUNG - Laporan terbaru dari Ericsson Mobility Report (EMR) mengungkapkan tren menarik terkait penerapan layanan konektivitas yang semakin terdiferensiasi oleh operator telekomunikasi global. Saat ini, 33 operator telekomunikasi menyediakan layanan konektivitas berbasis network slicing dengan total 65 penawaran komersial. Inovasi ini memungkinkan operator untuk menawarkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, menjadikan konektivitas lebih bernilai dan spesifik daripada sekadar paket data berbasis volume.

Salah satu teknologi utama yang mendorong tren ini adalah 5G Standalone (5G SA), yang memungkinkan pemotongan jaringan khusus bagi pelanggan tertentu. EMR memperkirakan bahwa 6,4 miliar langganan 5G akan tercatat pada akhir 2031, yang mewakili dua pertiga dari total langganan seluler di dunia. Konektivitas berbasis 5G SA menjadi landasan penting bagi layanan terdiferensiasi ini, yang terus berkembang pesat sejak diluncurkan.

Penerapan 5G SA diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun 2025, dengan lebih dari 90 operator telekomunikasi telah meluncurkan atau dalam tahap awal peluncuran jaringan 5G SA. Jumlah ini meningkat sekitar 30 operator dibandingkan tahun lalu, menunjukkan bahwa operator semakin siap untuk mengadopsi teknologi yang memungkinkan pemisahan layanan berdasarkan nilai, seperti layanan dengan kualitas tertentu yang dijamin oleh jaringan.

Dari total 118 kasus penggunaan yang ditemukan oleh peneliti EMR di 56 operator, sebanyak 65 kasus sudah memasuki tahap komersial setelah melalui tahap proof of concept. Layanan yang ditawarkan mencakup paket berlangganan atau paket add-on yang dapat digunakan oleh konsumen dan bisnis, memperlihatkan penerimaan pasar yang semakin luas terhadap layanan konektivitas yang disesuaikan ini.

“Penyedia layanan telekomunikasi di seluruh dunia semakin siap untuk mengadopsi 5G SA dan menghadirkan konektivitas yang lebih terdiferensiasi. Kami melihat peralihan dari proof-of-concept ke penerapan komersial hanya dalam waktu satu tahun, dan tren ini akan terus berlanjut,” kata Erik Ekudden, Chief Technology Officer Ericsson, dalam wawancara terkait laporan EMR tersebut.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.