Effendi Sangria by Pianoza : Ellen Sulistyo Tidak Bisa Pegang Amanah

ED
Selasa, 26 Desember 2023 | 15:00 WIB
Bagikan
Effendi Sangria by Pianoza : Ellen Sulistyo Tidak Bisa Pegang Amanah

"Pihak yang paling dirugikan adalah jelas CV. Kraton yang sudah membangun dengan biaya lebih dari Rp 10 miliar.  Dari sini semua jelas dugaan kenapa Ellen Sulistyo dan Kodam seakan saling melindungi, dimana Ellen  berdalih bahwa yang menutup adalah Kodam, sedangkan Kodam V/Brawijaya berdalih penutupan yang dilakukan adalah karena PNBP tidak dibayarkan, walaupun jelas - jelas Aslog Kolonel CZI Srihartono masih memegang jaminan emas tersebut, dan juga Ellen lah yang tidak membayar PNBP tersebut walaupun di tangan dia ada dana penjualan dari resto senilai hampir Rp. 3 miliar," ujarnya.

Namun kebenaran tidak bisa disembunyikan karena KPKNL Surabaya di persidangan gugatan wanprestasi telah memberikan bukti bahwa PNBP telah ditetapkan pada tanggal 28 April 2023 sebesar Rp. 450 juta per 3 tahun.

Selain itu, CV Kraton mempunyai niat baik, atas perintah dari pihak Kodam V/Brawijaya untuk menyerahkan 2 lembar cek senilai Rp. 450 juta dan kontribusi Rp. 225 juta pada tanggal 10 Juli 2023. Namun ditolak oleh Aslog Kodam V/Brawijaya, Kolonel CZI Srihartono.

Jauh sebelumnya CV. Kraton Resto juga memberikan jaminan pembayaran PNBP berupa emas senilai kurang lebih Rp. 625 juta pada tanggal 11 Mei 2023.

"Walaupun sudah menjaminkan emas dengan nilai besar, namun pada tanggal 12 Mei 2023, bangunan Sangria by Pianoza tetap disegel, ditutup pagar seng," ujar Effendi.

Dari Ellen Sulistyo tidak membayar PNBP padahal ada dana Rp. 3 Miliar dari hasil operasional usaha restauran  Sangria by Pianoza, dan adanya penyegelan walaupun CV. Kraton menjaminkan emas senilai kurang lebih Rp. 625 juta, Efendi mempunyai pendapat ada "dugaan kuat" adanya  permainan untuk merebut bangunan dan mengambil alih bangunan milik CV. Kraton Resto.

"Bisnis restauran hanya salah satu usaha saya, namun saya yang tidak terima karena saya di dzolimi, dugaan ada yang hendak merebut gedung yang saya bangun jelas terlihat dari perjalanan perkara Sangria Resto ini," pungkas Effendi.

"Ellen dalam beberapa kasempatan selalu memberikan informasi dengan tersirat ancaman bahwa "Tiga Naga Surabaya" siap memback up dia, tapi saya tidak peduli, mau Naga, mau Kadal, atau Tokek, Kebenaran selalu akan menemukan jalannya," tegas Effendi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.