Efek RI Jadi Anggota FATF ke Industri Kripto hingga Tren Kenaikan Bitcoin
Sebelumnya, Tokocrypto telah menerima penghargaan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas partisipasinya dalam pengukuran Financial Integrity Rolling on Money Laundering and Terrorism Financing (FIR on ML/TF) tahun 2022. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Tokocrypto untuk mempertahankan standar kepatuhan yang tinggi dalam upaya pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
"Dengan kerja sama yang baik antara pelaku industri, Bappebti, dan FATF, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih terjamin dan terpercaya bagi perdagangan aset kripto, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan demikian, Indonesia memasuki era baru dalam pengembangan industri aset kripto yang lebih berkualitas dan berintegritas, dengan keanggotaan FATF sebagai fondasi kuatnya," tutup Yudho.
2. Bitcoin Tetap Bertahan di Level US$ 35.000, Tren Kenaikan Tetap Kuat
Harga Bitcoin (BTC) masih bertengger di kisaran US$ 35.000 pada perdagangan hari ini, menunjukkan tren kenaikan yang melambat. Namun, para analis masih yakin bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk bergerak ke atas, didukung oleh beberapa faktor, termasuk akumulasi Bitcoin yang konsisten dan lingkungan makroekonomi yang lebih akomodatif.
Akumulasi Bitcoin yang Konsisten Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengatakan bahwa salah satu faktor yang mendukung harga Bitcoin adalah akumulasi Bitcoin yang konsisten oleh investor jangka panjang. Menurut data Glassnode, jumlah Bitcoin yang dimiliki oleh investor jangka panjang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
"Pasokan Bitcoin sangat terbatas, dan sebagian besar BTC dimiliki oleh orang-orang yang berencana untuk menyimpannya untuk jangka waktu yang lama. Akibatnya, ada peningkatan yang luar biasa dalam jumlah Bitcoin yang diakumulasi oleh orang-orang ini seiring berjalannya waktu. Hal ini menyebabkan harga Bitcoin masih kuat," kata Fyqieh.
Nada Dovish The Fed
Faktor lainnya yang mungkin mendukung harga Bitcoin adalah nada dovish yang disampaikan oleh beberapa pejabat The Fed. Dovish dalam konteks ini mengacu pada sikap Fed yang cenderung lebih memilih kebijakan moneter yang akomodatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini biasanya berdampak positif terhadap aset berisiko seperti saham dan kripto karena menurunkan daya tarik investasi pada aset yang dianggap lebih aman seperti obligasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!