Dugaan Kekerasan Saat Patroli Berujung Maut di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka
“Jadi waktu anak saya sampai di TKP, itu Brimob ini dia sudah standby di atas trotoar, di seberang jalannya jadi waktu itu dia buka helm (dari kepala),” tuturnya.
Menurut kesaksian keluarga, pukulan diduga diarahkan kepada AT yang berada di belakang.
“Anak saya (NK) yang di depan ini memang lihat duluan, jadi dia tidak pukul yang di depan. Kemudian dia pukul AT yang berada di belakang. Saat itu motor sementara jalan lalu motor jatuh,” kata Riziq.
AT terjatuh dari sepeda motornya, sementara kendaraan tersebut melaju dan menabrak motor sang kakak. NK pun ikut terjatuh dan mengalami patah pada bagian siku.
“NK dan motornya jatuh sebelah kiri, tepatnya dalam rumput sehingga tangannya sedikit bermasalah, patah sikutnya,” imbuhnya.
Keluarga juga menyoroti proses evakuasi korban yang dinilai tidak manusiawi. Riziq menyebut anaknya diangkat secara kasar ke mobil patroli dan sempat disebut sebagai korban kecelakaan lalu lintas setibanya di rumah sakit.
“Anak saya itu diangkat seperti binatang, diangkat dari kerah baju ke mobil. Sampai rumah sakit, dibilang anak itu keserempet mobil,” ujarnya.
AT sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.30 WIT. Riziq mengaku memiliki bukti yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!