Dua Terduga Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Ditangkap
Bripda Nopandri Ramadhan, personel Polres Katingan yang gugur usai insiden penggerebekan terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah./visi.news/Humas Polres Katingan.
Sebelumnya, polisi telah lebih dahulu menangkap tiga terduga pelaku berinisial R, S, dan N. Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap peran masing-masing pelaku serta memburu pihak lain yang diduga terlibat.
"Kami juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat saat operasi penindakan narkoba di Desa Tumbang Kalemei," katanya.
Insiden penyerangan terjadi saat polisi menggelar penggerebekan terhadap dugaan peredaran narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Operasi tersebut mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam dari sejumlah warga dan keluarga terduga bandar sabu.
Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi setelah mengalami luka bacok di bagian kepala. Sementara Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana sempat dilaporkan hilang setelah berupaya menyelamatkan diri dengan menyeberangi Sungai Katingan.
Bripda Nopandri ditemukan meninggal dunia di daerah aliran Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026), sedangkan Aiptu Sumariyanto ditemukan dalam kondisi meninggal pada Minggu (5/7/2026).
Polisi menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan dan para terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana pembunuhan serta penyerangan terhadap aparat yang sedang bertugas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!