Defisit Dipangkas, Ekonomi Dipacu: Prabowo Pasang Target Besar di RAPBN 2027
Presiden Prabowo juga mengumumkan lokasi sementara Pusat Finansial Indonesia Internasional (PFII).
Tahap awal operasional PFII akan dilakukan di Jakarta dengan Bali disiapkan sebagai lokasi pengembangan berikutnya.
CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa operasional awal PFII akan menggunakan Gedung Danareksa.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menegaskan dukungan terhadap proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan OJK ditargetkan menyelesaikan regulasi pendukung pada pertengahan September 2026.
Industri EV Didorong, Mobil Listrik Nasional Ditargetkan Produksi Massal 2028
Di luar RAPBN, Presiden Prabowo juga mengungkapkan target besar sektor kendaraan listrik nasional.
Pemerintah menargetkan produksi massal mobil listrik buatan Indonesia dapat dimulai paling lambat pada 2028.
Saat ini, kompleks industri kendaraan listrik berskala besar sedang dibangun di kawasan Subang dengan luas awal sekitar 60 hektare dan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!