Daniel Johan: Kebersamaan Prabowo, Jokowi, dan Gibran Jadi Simbol Persatuan
PN
Politisi PKB Daniel Johan./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, menilai momen Presiden Prabowo Subianto duduk bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi simbol semangat kebersamaan dan persatuan antar tokoh bangsa.
Daniel mengatakan kehadiran mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara peringatan kemerdekaan merupakan bagian dari tradisi kenegaraan.
“Hal yang positif, karena undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara HUT Kemerdekaan memang sudah menjadi tradisi kenegaraan, sehingga wajar saja,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, yang lebih penting dari momen tersebut adalah pesan kebersamaan, persatuan, serta sikap saling menghormati antartokoh bangsa. Ia menilai hal itu dapat menjadi teladan dalam menjaga hubungan untuk kepentingan nasional.
“Tidak menghalangi silaturahmi dan kerja sama untuk kepentingan bangsa dan rakyat,” ujarnya.
Daniel menambahkan, suasana kebersamaan tersebut semakin bermakna karena berlangsung dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kehangatan yang ditunjukkan para tokoh negara, kata dia, dapat menjadi simbol keharmonisan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Apalagi dalam momen memperingati HUT Kemerdekaan ke-81, situasi kehangatan menjadi simbol keharmonisan tokoh negara,” katanya.
Namun, Daniel mengingatkan agar kebersamaan yang ditampilkan para tokoh bangsa tidak berhenti pada simbol atau seremoni. Menurutnya, semangat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan pemerintah yang benar-benar menjawab persoalan masyarakat.
Ia secara khusus menyoroti masyarakat di desa, wilayah pesisir, hingga sentra-sentra pertanian yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
“Kami berharap suasana kebersamaan ini terus terjaga dan diikuti dengan kebijakan yang benar-benar berpihak pada suara rakyat kecil, suara anak-anak kita di jalan agar didengar dan diimplementasikan dalam kebijakan yang berpihak,” tutupnya.
Daniel berharap semangat persatuan yang ditunjukkan para tokoh negara dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terus dijaga dan diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Daniel mengatakan kehadiran mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara peringatan kemerdekaan merupakan bagian dari tradisi kenegaraan.
“Hal yang positif, karena undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara HUT Kemerdekaan memang sudah menjadi tradisi kenegaraan, sehingga wajar saja,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, yang lebih penting dari momen tersebut adalah pesan kebersamaan, persatuan, serta sikap saling menghormati antartokoh bangsa. Ia menilai hal itu dapat menjadi teladan dalam menjaga hubungan untuk kepentingan nasional.
“Tidak menghalangi silaturahmi dan kerja sama untuk kepentingan bangsa dan rakyat,” ujarnya.
Daniel menambahkan, suasana kebersamaan tersebut semakin bermakna karena berlangsung dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kehangatan yang ditunjukkan para tokoh negara, kata dia, dapat menjadi simbol keharmonisan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Apalagi dalam momen memperingati HUT Kemerdekaan ke-81, situasi kehangatan menjadi simbol keharmonisan tokoh negara,” katanya.
Namun, Daniel mengingatkan agar kebersamaan yang ditampilkan para tokoh bangsa tidak berhenti pada simbol atau seremoni. Menurutnya, semangat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan pemerintah yang benar-benar menjawab persoalan masyarakat.
Ia secara khusus menyoroti masyarakat di desa, wilayah pesisir, hingga sentra-sentra pertanian yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
“Kami berharap suasana kebersamaan ini terus terjaga dan diikuti dengan kebijakan yang benar-benar berpihak pada suara rakyat kecil, suara anak-anak kita di jalan agar didengar dan diimplementasikan dalam kebijakan yang berpihak,” tutupnya.
Daniel berharap semangat persatuan yang ditunjukkan para tokoh negara dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terus dijaga dan diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!